Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pentingnya Edukasi Seksual bagi Remaja di Lingkungan Pendidikan

Choirun Nisa • Kamis, 30 April 2026 | 10:00 WIB
Pentingnya edukasi seksual dikalangan remaja (sumber: Suara Aisyiyah)
Pentingnya edukasi seksual dikalangan remaja (sumber: Suara Aisyiyah)

BATU, RADAR BATU – Edukasi seksual bagi remaja kini menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang memungkinkan akses informasi tanpa batas. Di era ini, remaja dapat dengan mudah mengakses berbagai konten, termasuk konten seksual, baik secara sengaja maupun tidak sengaja, yang belum tentu sesuai dengan usia dan tingkat pemahaman mereka.

Dilansir dari laman fk.unisayogya.ac.id, kondisi tersebut menuntut adanya pendidikan seks yang sehat dan komprehensif untuk membantu remaja memilah informasi serta memahami seksualitas secara tepat dan bertanggung jawab. Sayangnya, pendidikan seksual masih sering dianggap tabu di sejumlah lingkungan, terutama dalam budaya masyarakat Indonesia, sehingga penyampaiannya belum optimal di kalangan remaja.

Baca Juga: Sleep Revenge Bedtime, Kenapa Banyak Orang Begadang Padahal Mereka Lelah?

Padahal, menurut berbagai studi yang dirujuk UNESCO dan WHO, pendidikan seks yang diberikan secara komprehensif tidak mendorong perilaku seksual aktif, melainkan membantu remaja mengambil keputusan yang lebih aman dan bertanggung jawab. Edukasi ini bahkan terbukti dapat menunda usia aktivitas seksual pertama, meningkatkan kesadaran penggunaan kontrasepsi, serta menurunkan risiko infeksi menular seksual.

Edukasi seksual yang komprehensif mencakup pemahaman tentang pubertas, fungsi tubuh, konsep persetujuan (consent), risiko kehamilan, komunikasi sehat dalam relasi, hingga perlindungan dari kekerasan seksual. Dengan pemahaman tersebut, remaja diharapkan mampu mengenali batasan diri dan membangun hubungan yang sehat serta saling menghargai.

Baca Juga: Di Balik Pilihan Jurusan, Ada Fenomena Ikut-ikutan di Kalangan Siswa

Dalam implementasinya, peran orang tua dan sekolah menjadi sangat penting. Orang tua sebagai pendidik pertama di lingkungan keluarga diharapkan mampu membangun komunikasi terbuka dengan anak. Sementara itu, sekolah memiliki peran strategis melalui pembelajaran kesehatan reproduksi yang sesuai usia serta didukung tenaga pendidik dan konselor yang kompeten.

Diharapkan, edukasi seksual tidak hanya menjadi sarana informasi, tetapi juga upaya perlindungan bagi remaja. Hal ini penting untuk membekali mereka agar mampu menghadapi tantangan era digital secara bijak, sehat secara fisik dan mental, serta bertanggung jawab dalam kehidupan sosial.

 Baca Juga: Liburan Keluarga Tanpa Kuras Kantong, Menjelajahi Serunya Batu Ekonomis Park di Akhir Pekan

Editor : Aditya Novrian
#lingkungan sekolah #remaja #edukasi #LingkunganSehat #pendidikan