Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

MAN 2 Kota Batu Resmi Di-launching Kanwil dan Plt Wali Kota Batu

Zanadia Manik Fatimah • Jumat, 24 April 2026 | 19:00 WIB
ANTUSIAS: Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur memotong pita sebagai simbolisasi peresmian nama baru dari MA Bilingual Batu menjadi MAN 2 Kota Batu kemarin (23/4).
ANTUSIAS: Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur memotong pita sebagai simbolisasi peresmian nama baru dari MA Bilingual Batu menjadi MAN 2 Kota Batu kemarin (23/4).

 

JUNREJO, RADAR BATU - Madrasah Aliyah (MA) Bilingual Kota Batu resmi berganti nama menjadi MAN 2 Kota Batu dengan status filial. Peresmian nama baru itu terlaksana kemarin (23/4) dan diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur bersama Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batu di halaman madrasah yang berlokasi di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo. 

Kegiatan launching berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat. Di antaranya Kepala Kemenag Kota Batu beserta jajaran, Camat Junrejo, Lurah Dadaprejo, serta kepala sekolah di lingkungan Kota Batu. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim dan Plt Wali Kota Batu, didampingi para tamu undangan serta siswa.

BACA JUGA: Menjelajah 6 Negara dalam Satu Hari di Pasar Apung Kota Batu

Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan, perubahan nama dan status ini membawa harapan besar bagi pengembangan pendidikan di Kota Batu. Menurutnya, kehadiran MAN 2 Kota Batu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Perubahan nama ini tentu membawa harapan positif bagi tersedianya lembaga pendidikan yang berkualitas, baik dalam bidang keagamaan maupun ilmu umum,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi perjalanan panjang madrasah tersebut hingga akhirnya berstatus sebagai MAN filial. Menurutnya, proses tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam membangun lembaga pendidikan yang unggul.

BACA JUGA: Cetak SDM Unggul, Siswa SMKN 1 Batu Dilirik Industri Nasional Usai Berjaya di LKS Jatim

Senada, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menambahkan, proses perubahan status ini tidak instan. Dibutuhkan waktu sekitar 16 tahun hingga MA Bilingual Kota Batu resmi menjadi MAN 2 Kota Batu. “Peningkatan status ini harus diikuti dengan peningkatan mutu pendidikan, baik di bidang sains, teknologi, bahasa, maupun keagamaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kota Batu yang selama ini dikenal sebagai kota wisata juga perlu memperkuat identitas sebagai kota pendidikan. Karena itu, MAN 2 Kota Batu diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. “Tentunya MAN 2 Kota Batu harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bangunan besar kota pendidikan itu,” imbuhnya. 

BACA JUGA: 806 Botol Miras Ilegal Disita di Karaoke Songgokerto, Kota Batu

Penetapan status tersebut merujuk pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 10901 Tahun 2025 tentang Penetapan Madrasah Induk dan Filial Provinsi Jawa Timur yang ditandatangani pada 30 Desember 2025. 

Kepala MAN 2 Kota Batu (filial) Tri Sulistyowati, menjelaskan sejak awal lembaga ini memang diproyeksikan menjadi madrasah negeri. Berdiri pada 2010 dengan nama MA Persiapan Negeri, kemudian berubah menjadi MA Bilingual pada 2012. “Harapannya, dengan status baru ini, pendidikan menengah atas di Kota Batu semakin maju dan mampu mencetak generasi berkualitas,” pungkasnya. (adv/dia/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#man batu #man 2 batu #pendidikan #pemkot batu