Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

SPMB SMP 2026 Kota Batu Hadir dengan Aturan Baru, TKA Jadi Kunci Lolos Jalur Prestasi

Choirun Nisa • Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB
Pelaksanaan TKA SMP Al-Hikmah Batu pada 6-7 April 2026 (Instagram @smpalhikmahiibsbatu)
Pelaksanaan TKA SMP Al-Hikmah Batu pada 6-7 April 2026 (Instagram @smpalhikmahiibsbatu)

 

BATU, RADAR BATU – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Batu tahun ajaran 2026/2027 menunjukkan arah baru dalam tata kelola pendidikan, dengan penekanan pada transparansi, akuntabilitas, serta penggunaan sistem berbasis data yang lebih ketat dan terukur.

Perubahan paling menonjol terletak pada penguatan peran Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang kini menjadi komponen utama dalam jalur prestasi dengan bobot mencapai 35 persen. Langkah ini sekaligus menandai pergeseran dari sistem sebelumnya yang dinilai kurang mampu menggambarkan capaian akademik secara komprehensif.

Baca Juga: Sekolah Negeri Mulai Tersaingi, SPMB 2026 Kota Batu Dihantui Lonjakan Minat ke Sekolah Swasta

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menegaskan bahwa pembaruan sistem ini bukan sekadar perubahan teknis, melainkan upaya membangun kepercayaan publik terhadap proses seleksi pendidikan. Seluruh tahapan SPMB dirancang berbasis digital, mulai dari pendaftaran hingga verifikasi data.

Penguatan sistem seleksi ini turut didukung oleh pelaksanaan TKA tingkat SD yang diikuti 2.506 siswa dari 78 sekolah yang telah dilakukan. Dengan pengawasan ketat yang melibatkan puluhan proktor dan pengawas, ujian ini menjadi fondasi awal dalam membentuk seleksi berbasis kompetensi.

Baca Juga: SPMB 2026 Kota Batu Makin Ketat, Zonasi Dibagi hingga RW

Kebijakan ini menunjukkan pergeseran paradigma dalam menilai prestasi siswa. Jika sebelumnya jalur prestasi cenderung didominasi oleh sertifikat lomba atau pencapaian non-akademik, kini kemampuan akademik menjadi fokus utama yang diukur secara lebih objektif dan terstandar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi subjektivitas dalam penilaian sekaligus memberikan peluang yang lebih merata bagi seluruh siswa tanpa adanya diskriminasi.

Melalui kebijakan ini, Dinas Pendidikan Kota Batu ingin memastikan bahwa jalur prestasi benar-benar merepresentasikan kemampuan akademik siswa secara nyata. Pendekatan ini sekaligus menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas input peserta didik di jenjang SMP, sehingga proses pembelajaran ke depan dapat berjalan lebih optimal dan kompetitif.

Baca Juga: SPMB Diperketat, Kuota Domisili Dipecah hingga RW Lagi, Zonasi Mikro Diberlakukan untuk Hadapi Persaingan dengan Sekolah Swasta

Editor : Aditya Novrian
#pendidian #tahun ajaran baru #spmb #smp #tka