BATU, Radar Batu – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur terus berupaya memperkuat kualitas tenaga pendidik melalui program Pelatihan Upskilling dan Reskilling Berstandar Industri. Kegiatan yang menyasar guru SMK Angkatan 2 Tahun 2026 ini dilaksanakan secara daring pada Senin (20/4).
Baca Juga: Kemenhaj Kota Batu Kekurangan SDM, Baru 4 ASN Terisi dari 20 Formasi
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan pengarahan strategis.
Dalam paparannya, Aries menekankan bahwa kunci utama kesuksesan SMK terletak pada efektivitas kemitraan serta penyelarasan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret pemerintah dalam memperkuat relevansi kurikulum pendidikan kejuruan dengan dinamika dunia kerja yang berubah cepat.
Baca Juga: Journaling hingga Self-Reward, Tren Healing Sederhana yang Digemari Kalangan Gen Z
“Guru adalah garda terdepan. Melalui pelatihan ini, para guru tidak hanya didorong meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak utama dalam mentransformasi mentalitas peserta didik agar siap kerja,” tegas Aries.
Baca Juga: TKA SD di Kota Batu Digelar 4 Gelombang, 4 Sekolah Menumpang
Pelatihan ini mencakup sinkronisasi materi ajar yang disesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP) perusahaan mitra. Dengan demikian, gap antara teori di kelas dan praktik di lapangan dapat diminimalisir. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya interaksi dalam sesi diskusi mengenai tantangan sertifikasi kompetensi guru.
Baca Juga: Pemkot Batu Fasilitasi Calon Jemaah Haji dengan Tujuh Bus ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya
Melalui program ini, Disdik Jatim berharap para guru SMK di seluruh Jawa Timur mampu mengadopsi teknologi terbaru industri untuk diimplementasikan di sekolah masing-masing. Harapannya, lulusan SMK Jatim kian kompetitif dan mampu menjawab tantangan pasar kerja global maupun sektor wirausaha mandiri.
Editor : Aditya Novrian