MALANG, RADAR BATU - Lamine Yamal menjadi sorotan utama menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Prancis. Penyerang sayap ini membuktikan diri sebagai motor serangan krusial yang siap membawa Tim Matador ke partai puncak.
Langkah Spanyol ke semifinal dipastikan setelah menang 2-1 atas Belgia pada babak 8 besar di Los Angeles, Sabtu (11/7).
Sepanjang turnamen ini, Yamal telah menyumbangkan satu gol dan mencatatkan rekor sebagai pemain berusia 18 tahun ke bawah pertama yang tampil dalam enam laga Piala Dunia.
Baca Juga: Catat Waktunya! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026
Pemain kelahiran 13 Juli 2007 ini kerap merayakan gol dengan gestur jari membentuk angka "304". Selebrasi tersebut merupakan simbol kode pos Rocafonda, daerah tempat ia dibesarkan di Mataro.
Perjalanan profesionalnya dimulai saat pelatih Xavi Hernández memberikan debut tim utama Barcelona pada 29 April 2023 melawan Real Betis. Di usia 15 tahun 291 hari, ia resmi menjadi pemain termuda dalam sejarah modern klub, sebelum akhirnya dipercaya mengenakan nomor punggung 10 sejak musim 2025/2026.
Di bawah asuhan Hansi Flick pada musim 2024/2025, performa Yamal meledak dengan torehan 18 gol dan 25 asis. Kontribusi masif tersebut sukses membantu Barcelona menyabet treble domestik, yaitu La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Ketajaman ini juga terlihat sejak debut internasionalnya bersama tim senior Spanyol pada 8 September 2023 melawan Georgia. Kala itu, ia langsung mencetak gol dalam kemenangan telak 7-1 di kualifikasi Euro 2024.
Kehadiran Yamal di lini serang menjadi jaminan kreativitas Spanyol untuk membongkar pertahanan kokoh Prancis besok subuh (15/7).
“Saya bangga sudah sampai di titik ini. Pertandingan ini (melawan Prancis) menjadi laga terpenting yang akan saya mainkan,” ujarnya pada konferensi pers Prancis vs Spanyol (14/7).
Konsistensi dan mentalitas juara di usia muda membuat profilnya menarik diikuti sebagai calon legenda baru sepak bola dunia.
Editor : Aditya Novrian