BATU, RADAR BATU - Potensi sport tourism atau wisata olahraga di Kota Batu dinilai belum berkembang maksimal karena urusan olahraga masih berada di bawah satu bidang pada Dinas Pendidikan. Kondisi ini kembali menjadi sorotan setelah usulan pembentukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi ditolak DPRD Kota Batu.
Anggota Pansus DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, menilai Kota Batu memiliki peluang besar menjadi tuan rumah berbagai agenda olahraga berskala regional maupun nasional. Event olahraga dinilai mampu mendatangkan wisatawan dalam jumlah besar sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
BACA JUGA: Permohonan Relaksasi Belanja Pegawai di Kota Batu Belum Direspon Pusat
“Potensi sport tourism di Kota Batu sebenarnya sangat besar. Banyak event olahraga yang terbukti mampu meningkatkan kunjungan wisata dan perputaran ekonomi masyarakat,” katanya.
Namun hingga kini, pengelolaan sektor olahraga masih berada di bawah Bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) Dinas Pendidikan. Bidang tersebut tidak hanya bertugas melakukan pembinaan atlet, tetapi juga menjalankan berbagai program lain yang berkaitan dengan kepemudaan.
Kondisi tersebut membuat ruang gerak pembinaan olahraga dinilai belum optimal.
BACA JUGA: Komnas PA Kota Batu Usul Lokasi Safe House Harus Terisolasi
Di tengah mandeknya pembentukan Dispora, muncul kembali wacana menggabungkan urusan olahraga ke dalam Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu. Skema ini sebelumnya sempat masuk dalam pembahasan restrukturisasi organisasi perangkat daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menyatakan pihaknya siap apabila kebijakan tersebut nantinya diputuskan pemerintah daerah. Namun, ia menekankan perlunya kajian menyeluruh terkait kesiapan sumber daya manusia, aset, hingga anggaran.
BACA JUGA: Dongkrak Kunjungan Liburan, JTP 3 Kota Batu Andalkan Swing Bowling
“Kalau memang nanti ada penggabungan, seluruh instrumen harus dipastikan siap terlebih dahulu, baik SDM, aset, maupun pembiayaannya,” ujar Onny.
Menurutnya, integrasi olahraga dan pariwisata memang berpotensi memperkuat promosi destinasi melalui berbagai event olahraga. Namun di sisi lain, Disparta juga harus siap menerima tugas tambahan berupa pembinaan olahraga prestasi yang selama ini bukan menjadi fokus utama instansinya.
BACA JUGA: Petani Hortikultura Kritik Sistem Pupuk Subsidi, Kuota Dinilai Tak Sesuai Kebutuhan Lapangan
Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu menyiapkan konsep yang matang agar pengembangan sport tourism tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan event, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi dan memperkuat ekosistem olahraga di Kota Batu secara berkelanjutan. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan