BATU - Kontingen Kota Batu berhasil membuktikan potensinya dalam event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Para atlet sukses mengoleksi 133 medali terdiri atas 33 emas, 40 perak, dan 40 perunggu, yang mengantarkan Kota Batu di peringkat tujuh.
Untuk diketahui ada 535 atlet yang mewakili Kota Batu. Sebanyak 298 merupakan atlet putra dan 237 merupakan atlet putri. Mereka mengikuti 44 cabang olahraga (cabor) dalam event olahraga dua tahunan ini.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu Sentot Ari Wahyudi menilai capaian prestasi ini sangat membanggakan. Apalagi Kota Batu menjadi salah satu tuan rumah. “Pada Porprov VIII Jatim lalu kami berada di posisi ke-14,” ujarnya.
Sentot mengaku masih bisa mempertahankan cabor-cabor tertentu sebagai andalan Kota batu. Misalnya, cabor gulat yang berhasil bertahan sebagai juara umum dari tahun ke tahun. Para atlet sukses meraih 4 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu.
Juara umum juga ditorehkan atlet cabor tinju. Ada 10 dari 13 atlet yang berhasil melaju ke babak final dan memboyong 10 medali sekaligus. Yakni 5 medali emas dan 5 medali perak. “Kami juga menyabet juara umum di cabor tenis,” imbuhnya.
Dua medali emas yang diraih atlet tenis langsung mendulang poin kemenangan mutlak. Selain itu, ada beberapa cabor yang di luar prediksi bisa meraih medali. Seperti di cabor loncat indah yang baru dilaksanakan perdana periode ini.
Kota Batu menerjunkan atlet cilik berusia 9 tahun yang bahkan tidak memiliki dasar loncat indah sebelumnya. Atlet tersebut hanya berlatih sekitar tiga bulan sebelum pertandingan dan berhasil menyabet medali emas nomor tepian dengan skor 5,22.
Terpisah, Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi dan mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih para atlet. Tentu bukan hal mudah untuk mengukir prestasi hingga membuat Kota Batu masuk 10 besar dalam ajang olahraga bergengsi di Jawa Timur.
“Ini bagian dari kerja keras dan dukungan seluruh pihak yang terlibat mulai dari persiapan hingga berakhirnya event Porprov IX Jatim 2025,” terangnya. Dirinya mengaku berkomitmen
mendukung pengembangan bakat atlet dan membangun sport tourism center ke depan. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho