BATU - Atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 dari Kota Batu berhasil mempertahankan predikat juara umum di cabang olahraga (cabor) gulat. Kota Batu berhasil mengoleksi empat medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu tahun ini.
Kesuksesan yang sama juga diraih atlet gulat di ajang yang sama pada periode sebelumnya. Saeful Anwar dan Adam Maulana merupakan dua atlet andalan Kota Batu yang sukses menyumbang medali emas dari kelas GR (gaya Yunani) 77 kg dan FS (gaya bebas) 74 kg.
Dua medali emas lainnya disumbangkan Gangga Wahyu Putra Pratama dari kelas 60 kg dan Aditya Bima Tedjabuana Dimyati dari kelas 50 kg. Pelatih Tim Gulat Kota Batu Wahyu Tri Sulistyo Asih menilai capaian itu berkat kerja keras selama latihan intensif.
“Bahkan persiapan sudah dimaksimalkan sejak satu tahun terakhir,” ujarnya. Dia menyebut cabor gulat memang cukup bisa diandalkan untuk mendulang medali emas. Sebab, kemenangan di cabor tersebut seolah sudah menjadi tradisi bagi Kota Batu.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu Sentot Ari Wahyudi mengaku sudah memberikan bonus mentas sebesar Rp 7,5 kepada atlet yang meraih medali emas.
Dia menyebut prestasi tersebut memperkuat posisi Kota Batu sebagai pemilik atlet gulat terbaik di Jawa Timur. Apalagi dalam Porprov VIII Jatim 2023 lalu , altel gulat Kota Batu juga meraih juara umum dengan raihan lima medali emas dan satu medali perunggu.
Dengan perolehan medali dari cabor gulat, Kota Batu kini sudah mengantongi 20 medali emas, 27 medali perak, dan 33 medali perunggu. Itu sekaligus membuat Kota Batu menduduki peringkat ke delapan dalam klasemen Porprov IX Jawa Timur. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho