BATU - Prestasi membanggakan kembali diraih atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 dari Kota Batu di GOR Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang kemarin (25/6). Sebanyak 11 atlet cabor Mixed Martial Arts (MMA) berhasil menyabet satu medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu
Pelatih Indonesia Beladiri Camp Association (IBCA)-MMA Kota Batu Haris Faris Kusuma mengatakan ada beberapa kendala sepanjang pertandingan. Misalnya saat babak penyisihan, terjadi perubahan waktu pertandingan secara tiba-tiba. Bahkan, pertandingan berlangsung dini hari.
“Tentu itu berdampak terhadap kondisi fisik dan mental para atlet,” jelasnya. Para atlet kehilangan waktu istirahat yang berimbas terhadap penurunan performa. Kondisi itu sempat menuai protes dari sejumlah kontingen berbagai daerah. Sejumlah keberatan resmi diajukan kepada panitia pelaksana.
Terutama terkait keputusan juri dan skorsing pertandingan selama beberapa jam. Meski begitu, atlet tetap berusaha bertanding maksimal. Seperti atlet bernama Sahid, petarung andalan di kelas 75 kilogram yang kembali meraih medali perak. Kemudian, ada Dea yang turun di kelas 50 kilogram, juga membawa pulang medali perak.
“Andalan kami Rafael William, berlaga di kelas 65 kilogram yang berhasil meraih medali emas,” imbuhnya. Rafael mampu mengalahkan lawannya di partai final dan mendulang poin kemenangan mutlak bagi kontingen Kota Batu. Artinya, Kota Batu berhasil menambah koleksi medali emas setelah sebelumnya disumbang cabor road race dan wushu. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho