Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI Perempuan Pertama, Tanggapi Isu Gender

Nara Amelia • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 19:15 WIB
Gubernur BI Perempuan Pertama, Destry Damayanti. Foto: Tangkapan Layar Instagram/@destrydamayanti
Gubernur BI Perempuan Pertama, Destry Damayanti. Foto: Tangkapan Layar Instagram/@destrydamayanti

BATU, RADAR BATU - Destry Damayanti resmi mencatatkan sejarah baru di Bank Indonesia. Ia dilantik sebagai Gubernur BI periode 2026-2031 oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto di gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9), menjadikannya perempuan pertama yang memimpin bank sentral Indonesia secara definitif sejak BI berdiri tahun 1953.

Pelantikan ini berlandaskan Keputusan Presiden RI Nomor 92/P Tahun 2026, sehari setelah DPR RI menyetujui penunjukannya lewat rapat paripurna. Dalam kesempatan yang sama, Aida S. Budiman turut dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI, keduanya untuk periode lima tahun ke depan. "Saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab," ucap Destry saat pengambilan sumpah jabatan.

Baca Juga: Terungkap, Ini Penyebab Keracunan Massal MBG di Sidoarjo yang Jangkiti 730 Orang

Destry bukan sosok baru di lingkungan BI. Perempuan kelahiran Jakarta tahun 1963 ini sebelumnya menjabat Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara pada 25 Juli 2026, menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo. Sepanjang kariernya, ia juga sempat menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri, Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga penasihat ekonomi senior Duta Besar Inggris untuk Indonesia.

Destry Menegaskan Bahwa Laki-laki Maupun Perempuan Memiliki Kesempatan yang Sama

Menariknya, saat ditanya soal statusnya sebagai perempuan pertama yang memimpin bank sentral, Destry justru menampik status tersebut sebagai sesuatu yang istimewa. "Masih ngomong gender? Di Indonesia kita sebenarnya sudah enggak ada gender ya," ujarnya di kawasan Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (3/9). Ia menegaskan baik laki-laki maupun perempuan punya kesempatan sama untuk memimpin, sepanjang memiliki kemampuan, integritas, dan kepemimpinan yang mumpuni.

Pandangan ini turut didukung pengamat ekonomi dari Indef, Nailul Huda, yang menilai pengangkatan Destry murni berdasarkan rekam jejak dan kapasitas, bukan sekadar simbol representasi gender. "Kapasitas beliau tidak perlu diragukan lagi. Beliau juga memiliki rekam jejak yang panjang dan pengalaman yang luar biasa," ujarnya.

Dengan mandat lima tahun ke depan, Destry kini dihadapkan pada tantangan menjaga stabilitas moneter di tengah ketidakpastian ekonomi global, sekaligus mengemban peran sebagai figur yang membuka babak baru kepemimpinan perempuan di sektor yang selama ini didominasi laki-laki.

Baca Juga: Periode Presale 2 Berakhir, Konser Pita Kita Kini Membuka Penjualan Tiket Normal Sale

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dari berbagai sumber
Destry Damayanti Gubernur Bank Indonesia Gender