BATU, RADAR BATU - Polemik pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Mas Botok, kini merembet ke isu baru. Foto dan video yang memperlihatkan logo Bank Mandiri tak lagi terpasang di Wisma Mandiri, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, mendadak viral di media sosial sejak Senin (24/8).
Bentuk Pengamanan atau Hanya Kebetulan?
Kemunculan gambar tersebut memicu beragam spekulasi warganet, mengingat momennya bertepatan dengan rencana aksi unjuk rasa besar di Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026. Pegiat media sosial Yusuf Dumdum termasuk yang ikut menyoroti fenomena ini. “Viral Gedung Mandiri Turunkan Logo? Apakah benar sebagai bentuk pengamanan atau hanya kebetulan?” tulisnya.
Sejumlah warganet di platform Threads dan X menduga pelepasan logo merupakan langkah antisipasi keamanan menjelang demonstrasi. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Bank Mandiri soal alasan pasti di balik kondisi tersebut.
Kejadian ini tak lepas dari gelombang kemarahan publik usai rekening Supriyono, yang berisi dana pribadi dan donasi masyarakat senilai Rp80,9 juta untuk membiayai aksi warga Pati di Jakarta, diblokir mendadak pada Jumat (21/8). Bank Mandiri kemudian mengakui pemblokiran tersebut dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum, meski belum menjelaskan dasar hukum dan alasan spesifiknya.
Warganet Serukan Aksi Boikot Bank Mandiri
Buntut polemik ini, seruan #BoikotBankMandiri sempat menjadi trending topic di X. Sejumlah warganet ramai membagikan aksi memindahkan tabungan dan gaji karyawan ke bank lain, bahkanasa yang mengunggah video menggunting kartu debit Bank Mandiri sebagai simbol kekecewaan.
Di tengah sorotan publik ini, DPR RI turut angkat bicara. Ketua Komisi XI DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyatakan akan meminta klarifikasi langsung dari pihak perbankan soal alasan pemblokiran tersebut.
Editor : Aditya NovrianSumber : Dari berbagai sumber