Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Panglima Kogabwilhan III Letjen Lucky: TPNPB-OPM Segera Letakkan Senjata dan Kembali ke Ibu Pertiwi

Fitri Cahya Dwi Anggriani • Sabtu, 4 Juli 2026 | 00:00 WIB
pesawat sipil milik PT AMA Air yang mendarat di Bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan dibakar oleh anggota TPNPB-OPM. (Istimewa).
pesawat sipil milik PT AMA Air yang mendarat di Bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan dibakar oleh anggota TPNPB-OPM. (Istimewa).

JAKARTA, RADAR BATU - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto melayangkan peringatan kepada seluruh anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) untuk segera meninggalkan hutan dan meletakkan senjata. Jika tidak dilaksanakan, prajurit TNI akan menindak tegas.

Letjen Lucky juga mendesak agar seluruh anggota TPNPB-OPM menyudahi segala bentuk aksi kejahatan kemanusiaan. Ia juga mengimbau kepada seluruh anggota TPNPB-OPM untuk memilih jalan damai dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

”Kami ingatkan kepada seluruh anggota TPNPB-OPM untuk menghentikan seluruh aksi kejahatan kemanusiaan, segera letakkan senjata dan kembali bergabung ke pangkuan Ibu Pertiwi,” tegas Letjen Lucky pada Jumat (3/7).

Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Langkat dalam OTT, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

Letjen Lucky juga menyampaikan bahwa undang-undang (UU) dan peraturan yang berlaku membolehkan prajurit TNI mengambil langkah tegas berdasar pada Rules of Engagement (ROE). 

Melalui aturan tersebut, tindakan tegas dan terukur yang diambil dipastikan tetap selaras dengan hukum nasional serta tidak mencederai HAM.

”Perlu digaris bawahi, TNI tidak akan pernah ragu mengambil tindakan tegas ketika berhadapan dalam situasi mendesak, mengingat prinsip salus populi suprema lex esto (keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi) senantiasa menjadi pedoman utama kami jika menghadapi situasi genting,” imbuhnya.

Baca Juga: Jadi Tren, Pedagang Bunga Alun-Alun Raup Cuan

Menurut Letjen Lucky, tindakan yang menyasar masyarakat sipil seperti pemerkosaan, pencurian dan merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu, aparat keamanan akan terus meningkatkan operasi untuk menjamin keselamatan masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ia menegaskan bahwa setiap aksi yang mengancam nyawa warga serta menghambat pembangunan akan ditindak secara profesional dan terukur.

”Yang dilakukan oleh TPNPB-OPM, sejatinya adalah musuh bersama yang harus kita lawan dan kita hentikan,” ujarnya.

Selain menekankan aspek penegakan hukum, Lucky juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya situasi yang aman agar aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan pembangunan di Papua dapat berjalan tanpa gangguan. Keamanan yang kondusif dinilai menjadi syarat penting agar kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

Baca Juga: Update Kasus Korupsi MBG: Diduga Mainkan Proyek Food Tray, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Jadi Tersangka

Peringatan dari Letjen Lucky disampaikan pasca peristiwa pembakaran  pesawat sipil milik PT AMA Air di Bandara Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam peristiwa tersebut, seorang pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban serangan yang  dilakukan oleh kelompok TPNPB-OPM.

Editor : Aditya Novrian
#TPNPB-OPM #Kogabwilhan #Letjen Lucky