JAKARTA, RADAR BATU – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada sejumlah pejabat yang akan menduduki kursi pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, Presiden Prabowo turut melantik seorang penasihat khusus Presiden.
Acara pelantikan sekaligus pengambilan sumpah tersebut dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6), pukul 16.27 WIB.
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Wapres Gibran Rakabuming Raka serta jajaran anggota Kabinet Merah Putih, yakni Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Baca Juga: Fakta-Fakta Korupsi Fantastis Mantan Pimpinan BGN
Berikut sejumlah pejabat yang dilantik oleh Presiden Prabowo:
- Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN.
- Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.
- Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan para pejabat yang akan dilantik. Prabowo memastikan bahwa Nanik dkk sudah benar-benar bersedia untuk mengambil sumpah.
“Bersediakah Saudara-saudara untuk diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?” tanya Prabowo.
Baca Juga: Fakta dan Dugaan di Balik Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung
Setelah mengucapkan sumpah jabatan, keempat pejabat tersebut menandatangani berita acara dengan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo.
Pengukuhan pimpinan BGN tersebut didasarkan pada Keppres Nomor 18/M Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala serta Wakil Kepala BGN serta pemberhentian Wakil Kepala BGN.
Sedangkan, pengukuhan Said Iqbal didasarkan pada Keppres Nomor 58/P Tahun 2026 tentang pengangkatan Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Baca Juga: Mengenal Nanik S. Deyang, Kepala BGN Baru yang Pernah Terseret Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
Sebelumnya, pergantian pimpinan BGN oleh Nanik, Agustina, dan Trenggono karena pencabutan jabatan pimpinan BGN sebelumnya, yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya karena adanya dugaan korupsi dan penyimpangan pengelolaan tata kelola program MBG.
Sebelumnya, Said Iqbal memang dikabarkan bakal mengisi pos jabatan di Kabinet Merah Putih atas arahan Presiden Prabowo. Namun, saat dimintai keterangan terkait posisi spesifik yang akan ditempatinya, Said Iqbal enggan merinci dan hanya menegaskan bahwa jabatan tersebut masih berada di dalam ruang lingkup dunianya sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Editor : Aditya Novrian