Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

TNI Kembali Berangkatkan 744 Prajurit ke Lebanon, Panglima hingga Menlu Beri Pesan

Fasya Mumtahanah • Minggu, 24 Mei 2026 | 00:00 WIB
PRAJURIT TNI: Tergabung dalam Misi UNIFIL dan Diberangkatkan ke Lebanon. (Sumber: Istimewa)
PRAJURIT TNI: Tergabung dalam Misi UNIFIL dan Diberangkatkan ke Lebanon. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, RADAR BATU - Markas Besar (Mabes) TNI memberangkatkan 744 prajurit untuk bergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon sebagai anggota pasukan perdamaian atau Satgas Kontingen Garuda (Satgas Konga).

Panglima TNI, Agus Subiyanto menyampaikan bahwa penugasan sebagai Pasukan Perdamaian PBB merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang menyangkut nama baik bangsa di mata internasional.

Baca Juga: Perlahan Pulih, PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Massal di Sumatera

"Jagalah nama baik bangsa Indonesia dan martabat Pasukan Garuda di daerah misi. Setiap langkah, sikap, dan tindakan prajurit sekalian adalah cerminan kehormatan bangsa di mata dunia,” kata Agus dalam akun Instagramnya, Sabtu (23/5).

Agus juga menekankan tugas prajurit di samping tugas pokoknya, yaitu tugas sosial terhadap masyarakat setempat maupun unsur pasukan dari negara lain.

"Prajurit Satgas TNI Konga UNIFIL juga diharapkan terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti pelayanan kesehatan dan bantuan pendidikan sebagai bagian dari wujud aksi nyata misi perdamaian dunia," tutupnya.

Baca Juga: Hyper Independence pada Pelajar, Saat Siswa Terbiasa Menyelesaikan Semua Sendiri

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri, Sugiyono, juga berpesan kepada para prajurit agar mempersiapkan diri dengan baik untuk menjalankan tugas yang sulit.

“Kalian ditugaskan ke tempat yang sama sekali tidak damai dan penuh risiko. Artinya, kemampuan dan keterampilan sebagai prajurit kalian harus disiapkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” kata Sugiono dalam Rapat Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian, Senin (11/5).

Dalam misi yang sama, telah ada empat prajurit TNI yang gugur akibat serangan Zionis Israel. Mereka adalah Praka (Anumerta) Farizal Rhomadhon, Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral (Anumerta) Rico Pramudia.

Baca Juga: Catat! Panduan Daftar Akun DANA dan Cara Transfernya

Keberangkatan 744 prajurit TNI tersebut merupakan pelaksanaan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjaga stabilitas keamanan, memantau penghentian permusuhan, dan membantu menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Lebanon Selatan.

Editor : Aditya Novrian
#Lebanon #UNIFIL #misi perdamaian #pbb #tni