Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Menjadi yang Pertama, Ini Alasan Unhas Kelola Dapur MBG

Fasya Mumtahanah • Jumat, 1 Mei 2026 | 00:00 WIB
PERESMIAN DAPUR MBG DI UNHAS: Libatkan Kepala BGN, Mendikti, dan Rektor Unhas. (Sumber: Istimewa)
PERESMIAN DAPUR MBG DI UNHAS: Libatkan Kepala BGN, Mendikti, dan Rektor Unhas. (Sumber: Istimewa)

MAKASSAR, RADAR BATU – Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi kampus pertama yang memiliki dapur makanan bergizi gratis (MBG). Hal itu ditandai dengan peresmian dapur oleh Mendikti Brian Yuliarto dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana pada Selasa (28/4) lalu.

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menjelaskan alasan di balik pembangunan dan pengelolaan dapur MBG tersebut. Jamaluddin mengatakan hal itu merupakan bentuk perluasan peran kampus dalam memberikan dampak nyata kepada masyarakat, di samping sebagai upaya mendukung program pemerintah.

Baca Juga: Menteri PPPA Minta Maaf usai Mengusulkan Pemindahan Gerbong Wanita: Keselamatan Seluruh Masyarakat Nomor Satu

“SPPG ini kita dorong agar seluruh prosesnya berbasis pada kekuatan internal Unhas, termasuk pelibatan para ahli gizi. Kita ingin memastikan setiap produk tidak hanya berkualitas, tetapi juga menjamin pemenuhan gizi masyarakat,” kata Jamaluddin dalam laman resmi Unhas, Kamis (30/4).

Ia juga menyatakan bahwa pembangunan dapur MBG itu sebagai upaya penyatuan riset, pendidikan, dan pengabdian dalam satu ekosistem. Unhas mengintegrasikan rantai pasok, mulai dari bahan baku berbasis produk unggulan internal hingga penyaluran makanan ke sekolah-sekolah mitra.

Baca Juga: Wisata Dusun Kuliner Batu, Ini Ragam Aktivitas yang Bisa Dinikmati Pengunjung

“Ini bagian dari kontribusi kampus untuk memastikan keilmuan yang kita miliki benar-benar hadir dan bermanfaat. Kita ingin bergerak dari hulu ke hilir, dari kampus untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain sebagai tempat produksi, dapur MBG ini dinilai dapat menjadi pusat pengembangan teknologi dan manajemen pangan. Hal itu dapat membuka peluang pengembangan riset terapan dan inovasi berkelanjutan dalam bidang pangan dan gizi di Unhas.

Baca Juga: 56.164 Pelaku Usaha di Kota Batu Sudah Pakai QRIS

Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Humas Unhas, Ishaq Rahman menyatakan Unhas memanfaatkan dapur MBG sebagai laboratorium riset dosen dan mahasiswa

"Sebagai lab riset ini manfaat tambahan bagi proses akademik di Unhas," jelas Ishaq.

Baca Juga: Kuota Minyakita untuk Pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu Bertambah

Kepala BGN Dadan Hindayana juga meminta kampus-kampus untuk membangun dan mengelola dapur MBG karena dinilai miliki peluang besar.

“Saya kira kampus perlu memahami ini karena ini peluang besar. Minimal punya satu SPPG dulu, dan kalau bisa, pasokannya berasal dari civitas academica sendiri,” katanya dalam Forum U25 PTNBH di Makassar, Selasa (28/4).

Editor : Aditya Novrian
#unhas #kampus #Mbg