Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Menolak Ikut Arus: Membangun Kompas Hidup Anak Muda Melalui Filosofi Tan Malaka

Parahita Ade Kumala • Senin, 8 Juni 2026 | 04:00 WIB
Ilustrasi gambar Tan Malaka (wikipedia.org)
Ilustrasi gambar Tan Malaka (wikipedia.org)

BATU, RADAR BATU – Di tengah gempuran tren media sosial yang bergerak cepat, generasi muda sering kali terjebak dalam gaya hidup yang sekadar mengalir seperti air. Padahal, sejarah mencatat bahwa perubahan besar bangsa ini lahir dari pemikiran revolusioner anak muda yang berani melawan arus. Salah satu teladan utamanya adalah Tan Malaka, sosok yang mengajarkan pentingnya kemandirian berpikir, keberanian mengambil risiko, dan kepedulian sosial yang nyata.

Meneladani semangat Tan Malaka berarti menolak untuk hidup tanpa arah. Pahlawan Nasional ini membuktikan bahwa pengetahuan harus melahirkan prinsip kuat. Melalui mahakaryanya, Madilog, ia mengingatkan pentingnya berpikir kritis menggunakan logika, data, dan fakta empiris agar tidak mudah terjebak hoaks. Bagi Tan Malaka, pendidikan bukan sarana untuk merasa lebih tinggi dari masyarakat, melainkan alat untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, dan memperhalus perasaan demi membela kaum yang lemah.

Baca Juga: DPRD Ingatkan Risiko Konflik Kepentingan Calon Sekda Kota Batu, Integritas Jadi Faktor Penentu

Agar tidak terseret arus zaman, anak muda wajib merumuskan arah hidup yang jelas melalui langkah konkret.

Pertama, lakukan refleksi untuk mengenali potensi, kekuatan, serta kelemahan diri.

Kedua, tentukan visi besar untuk 5 hingga 10 tahun ke depan, lalu pecah visi tersebut menjadi target harian yang terukur.

Ketiga, beranilah berbeda dan mengambil jalan yang tidak populer demi mempertahankan idealisme.

Terakhir, perkaya wawasan dengan gemar membaca karena pustaka adalah modal utama agar pendirian tidak mudah diombang-ambingkan oleh tren publik.

Proses menempa diri ini tentu tidak instan. Seperti kutipan legendaris Tan Malaka, manusia dibentuk dari proses "terbentur, terbentur, terbentur, kemudian terbentuk." Berpikir besarlah terlebih dahulu, lalu mulailah bertindak nyata demi masa depan yang terarah.

Baca Juga: Eco Active Park Batu, Wisata Edukasi yang Bisa Memberi Makan Hewan Secara Langsung

Editor : Aditya Novrian
#tan malaka #madilog #nasionalisme #lifestyle