Tren ini semakin populer di kalangan Gen Z yang mulai merasa lelah dengan tekanan dunia digital. Alih-alih sibuk mencari spot foto terbaik atau memikirkan caption yang menarik, mereka memilih menikmati perjalanan secara lebih tenang dan privat.
Fenomena quiet vacation merujuk pada kebiasaan mengambil cuti dan berlibur tanpa membagikan aktivitas tersebut ke media sosial. Bahkan, sebagian orang baru mengunggah foto liburan beberapa hari atau minggu setelah pulang, sementara yang lain memilih menyimpannya sebagai kenangan pribadi.
Salah satu alasan utama tren ini diminati adalah keinginan untuk melakukan detoks digital. Setelah berjam-jam menatap layar laptop dan ponsel untuk urusan pekerjaan maupun kuliah, banyak Gen Z merasa perlu beristirahat dari notifikasi, pesan grup, hingga tekanan untuk selalu terlihat produktif dan bahagia di media sosial.
Selain itu, quiet vacation juga membantu menjaga batas antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Tidak sedikit pekerja yang memilih tidak mengunggah aktivitas liburan agar tidak diganggu urusan kantor selama masa cuti. Dengan begitu, waktu istirahat benar-benar bisa dimanfaatkan untuk memulihkan energi dan kesehatan mental.
Baca Juga: Tenthirty Batu, Cafe Hits Di Tengah Rindangnya Pepohonan
Faktor privasi juga menjadi alasan penting. Banyak orang mulai sadar bahwa membagikan lokasi secara real-time dapat menimbulkan risiko keamanan maupun interaksi yang tidak diinginkan.
Menariknya, tren ini menunjukkan perubahan cara pandang Gen Z terhadap liburan. Jika dulu perjalanan sering dijadikan ajang pamer destinasi atau pencapaian gaya hidup, kini banyak anak muda yang lebih mengutamakan pengalaman autentik, ketenangan, dan kualitas waktu bersama orang-orang terdekat.
Pada akhirnya, quiet vacation bukan tentang anti-media sosial, melainkan tentang menikmati momen tanpa merasa harus membuktikan apa pun kepada orang lain. Karena terkadang, liburan terbaik adalah liburan yang hanya dinikmati oleh diri sendiri.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Taman Bunga Hortensia di Tulungrejo
Editor : Aditya Novrian