Fenomena ini ramai dibahas di media sosial karena banyak anak muda mengaku justru lebih sering overthinking pada pukul 02.00 WIB. Mulai dari memikirkan hubungan percintaan, penyesalan masa lalu, pertemanan, hingga kekhawatiran soal masa depan, semuanya terasa lebih intens ketika ditemani lagu-lagu galau favorit.
Baca Juga: Anak Muda Mulai Sadar Pentingnya Minum Air Putih, Tumbler Kini Jadi Barang Wajib Dibawa ke Mana-Mana
Secara psikologis, kondisi malam hari membuat otak lebih fokus memproses emosi karena aktivitas sekitar mulai melambat. Tidak heran jika playlist sedih sering dijadikan “teman curhat” untuk menemani seseorang menenangkan diri sebelum tidur.
Beberapa lagu Indonesia yang paling sering masuk playlist galau anak muda antara lain Bernadya dengan lagu Satu Bulan, Tulus lewat Hati-Hati di Jalan, hingga Mahalini melalui lagu Sisa Rasa. Sementara lagu Barat yang banyak diputar saat overthinking di antaranya Drivers License milik Olivia Rodrigo dan Someone Like You dari Adele.
Meski identik dengan kesedihan, banyak anak muda menganggap mendengarkan lagu galau justru membantu mereka merasa lebih lega dan tidak sendirian. Karena itu, playlist galau jam 2 pagi sampai sekarang masih menjadi “ritual” favorit sebelum tidur bagi banyak orang.
Baca Juga: Sita 9 Kotak Jam Tangan Mewah Fadia Arafiq, KPK Periksa Pihak Penjual
Editor : Aditya Novrian