Film ini mengambil latar tiga tahun setelah kejadian di film pertama. Bagas, Lenni, Andrew, Dicky, dan Juna kembali dipertemukan dalam pesta ulang tahun Angel, putri Andrew. Namun suasana berubah mencekam ketika keluarga Andrew menjadi incaran tumbal pesugihan, hingga mereka harus mendaki Gunung Klawih untuk menghentikan kutukan tersebut.
Dari trailer yang beredar, Sekawan Limo 2 terlihat menghadirkan nuansa horor yang lebih dark dan intens dibanding film sebelumnya. Meski begitu, ciri khas komedi ala arek Suroboyoan dan Malangan tetap terasa kuat lewat dialog-dialog natural yang mengundang tawa di tengah suasana menegangkan.
Baca Juga: DPRD Kota Batu Desak Kontraktor Proyek Sekolah Mangkrak Masuk Blacklist
Selain menyuguhkan teror supranatural, film ini juga disebut membawa pesan moral tentang bahaya jalan pintas dan obsesi ingin sukses secara instan. Karakter para pemain juga terlihat lebih matang dengan konflik personal yang lebih emosional dan saling berkaitan.
Antusiasme warganet pun ramai memenuhi kolom komentar Instagram resmi Sekawan Limo maupun akun para pemain. Banyak penonton premiere memberi respons positif seperti “pecah banget”, “seru poll”, hingga setelah nonton trailernya mendapatkan respon seperti “sak uprit ngene ae wes seru, ndahneo full e”, “wahh seru ki gass nonton”. Tidak sedikit pula yang mengaku sudah memesan tiket jauh-jauh hari karena tidak sabar menonton film ini di bioskop.
Dengan kombinasi horor, komedi, dan budaya lokal yang kuat, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih diprediksi kembali menjadi salah satu film Indonesia yang ramai dibicarakan penonton tahun ini.
Baca Juga: Paket Pelesiran Murah JTP Group Kini Ada di Tourism Service Center
Editor : Aditya Novrian