Tren ini identik dengan joget “Gas Pol Ndangak” yang memiliki gerakan khas. Banyak pengguna TikTok menirukan gerakan kepala menengadah atau ndangak, tangan kanan menutup hidung, sementara tangan kiri digerakkan seperti mengipas sayap. Beberapa kreator juga menambahkan gerakan mengangkat topi agar terlihat lebih lucu dan ekspresif.
Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan Pribadi agar Tidak Boros Setiap Bulan
Karena gerakannya sederhana dan mudah diikuti, tren tersebut cepat menyebar di media sosial. Tidak sedikit video yang menampilkan joget bersama teman, komunitas, hingga versi line dance dan zumba menggunakan lagu tersebut.
Fenomena Kicau Mania juga sering dipadukan dengan meme kucing “Scuba” yang viral di TikTok. Perpaduan lagu koplo dan meme lucu membuat konten terasa semakin menghibur dan banyak dibagikan ulang oleh pengguna media sosial.
Menariknya, lagu ini sebenarnya terinspirasi dari komunitas pencinta burung kicau. Liriknya menceritakan tentang dedikasi para kicau mania dalam merawat burung peliharaan mereka hingga siap mengikuti perlombaan.
Namun di TikTok, lagu tersebut berkembang menjadi tren hiburan yang lebih luas. Potongan lirik “Kicau kicau kicau mania~” kini sering digunakan untuk berbagai konten lucu, video joget, hingga meme keseharian.
Fenomena viralnya Kicau Mania menunjukkan bagaimana lagu dengan nuansa lokal dapat berkembang menjadi tren populer di media sosial. Musik yang catchy dipadukan dengan gerakan joget sederhana membuat lagu ini cepat diterima berbagai kalangan, terutama anak muda.
Editor : Aditya Novrian