Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tak Bisa ke Kamar Mandi Tanpa HP, Kenapa Banyak Orang Melakukannya?

Parahita Ade Kumala • Selasa, 12 Mei 2026 | 04:00 WIB
Membawa hp saat di kamar mandi (sumber foto: magnific)
Membawa hp saat di kamar mandi (sumber foto: magnific)
BATU, RADAR BATU – Membawa ponsel ke kamar mandi kini menjadi kebiasaan yang semakin umum dilakukan banyak orang. Mulai dari membuka media sosial, menonton video, hingga membalas chat, aktivitas tersebut sering dilakukan untuk mengusir rasa bosan saat berada di toilet.

Bagi sebagian orang, kamar mandi dianggap sebagai tempat paling nyaman untuk menikmati waktu sendiri. Oleh  karena itu, ponsel menjadi teman yang hampir selalu dibawa agar tetap bisa bermain media sosial, membaca berita, atau sekadar mendengarkan musik.

Baca Juga: DJ Cilik Guncang Panggung CFD Mbatu Sae Kota Batu

Selain untuk hiburan, kebiasaan ini juga dipengaruhi rasa takut tertinggal informasi atau fear of missing out (FOMO). Banyak orang merasa cemas jika terlalu lama jauh dari notifikasi, pesan, maupun media sosial.

Tidak sedikit pula yang memanfaatkan waktu di kamar mandi untuk tetap produktif. Membalas pesan pekerjaan, mengecek email, hingga mengikuti rapat daring singkat terkadang dilakukan sambil berada di toilet.

Bahaya Membawa HP ke Kamar Mandi

Di balik kebiasaan tersebut, membawa HP ke kamar mandi ternyata memiliki sejumlah risiko kesehatan. Ponsel rentan terpapar bakteri dari toilet dan permukaan sekitar, kemudian berpindah kembali ke tangan maupun wajah pengguna. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyebaran kuman penyebab gangguan pencernaan, infeksi kulit, hingga jerawat akibat layar ponsel yang kotor.

Terlalu lama duduk di toilet karena asyik bermain HP juga dapat meningkatkan risiko wasir atau ambeien. Kebiasaan tersebut membuat seseorang duduk lebih lama dari yang seharusnya saat buang air.

Selain itu, penggunaan HP di kamar mandi juga membuat seseorang semakin sulit lepas dari perangkat digital. Bahkan di ruang privat sekalipun, orang tetap merasa harus selalu terhubung dengan dunia luar melalui layar ponsel mereka.

Baca Juga: Asuransikan 1.206 Pekerja, Pemdes Tulungrejo Raih Paritrana Award, Putar Anggaran Desa untuk Lindungi Kelompok Desil 1-4

Editor : Aditya Novrian
#digital #lifestyle