RADAR BATU - Di tengah kenaikan harga pangan dan biaya operasional yang terus melonjak, warga Korea Selatan kini menjalani tren unik dalam berbelanja makanan.
Alih-alih membuang produk yang sudah mendekati tanggal kedaluwarsa, mereka justru memburu dan membeli makanan tersebut, terutama melalui platform belanja online yang menyediakan fitur khusus “keranjang” untuk produk-produk hampir kedaluwarsa.
Kenaikan Harga Dorong Perubahan Pola Konsumsi
Fenomena ini dipicu oleh inflasi yang menyebabkan harga eceran makanan dan restoran meningkat signifikan selama setahun terakhir.
Kenaikan biaya bahan baku dan operasional membuat konsumen lebih selektif dalam pengeluaran, sehingga banyak yang mengurangi konsumsi di restoran dan beralih ke pembelian makanan dengan harga lebih terjangkau, termasuk produk yang hampir melewati tanggal kedaluwarsa.
Akibatnya, penjualan restoran makan di tempat dan bisnis ritel makanan di Korea Selatan mengalami penurunan, sementara pasar makanan hampir kedaluwarsa justru tumbuh pesat.
Makanan yang Masih Aman Dikonsumsi Setelah Tanggal Kedaluwarsa
Meski tanggal kedaluwarsa sering dianggap sebagai batas aman konsumsi, tidak semua produk langsung berbahaya setelah melewati tanggal tersebut.
Baca Juga: Bikin Halaman Auto Cantik! 5 Pilihan Tanaman Hias Untuk Area Depan Rumah
Beberapa jenis makanan tetap aman dikonsumsi jika disimpan dengan benar dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Berikut lima jenis makanan yang masih bisa dinikmati meski sudah melewati tanggal kedaluwarsa:
1. Beras dan Pasta Kering
Beras dan pasta yang disimpan di tempat kering dan tertutup rapat dapat bertahan beberapa bulan setelah tanggal kedaluwarsa, selama tidak ada bau aneh atau perubahan warna.
2. Makanan Kaleng
Produk seperti sarden, kornet, dan kacang kalengan bisa tahan lama jika kalengnya tidak penyok, berkarat, atau menggembung.
Pastikan aroma dan tekstur makanan masih normal sebelum dikonsumsi.
3. Cokelat dan Permen
Cokelat yang sudah kedaluwarsa mungkin menunjukkan lapisan putih (bloom), yang bukan jamur dan tidak berbahaya.
Baca Juga: Puasa Arafah 5 Juni 2025: Pahami Lafal Niat dan Keutamaannya!
Permen keras juga tahan lama karena kadar airnya rendah.
4. Biskuit dan Sereal Kering
Selama kemasan masih rapat dan tidak berbau tengik, biskuit dan sereal biasanya aman dikonsumsi walau rasanya mungkin menurun.
5. Yogurt dan Susu UHT
Produk dengan label “baik digunakan sebelum” (best before) biasanya masih bisa dikonsumsi beberapa hari setelah tanggal tersebut jika tidak berbau atau menggumpal dan disimpan dalam suhu dingin.
Baca Juga: Kulineran Seru di Kota Batu Tanpa Bikin Dompet Menangis, Ini 8 Jurus Hematnya!
Perbedaan Label “Best Before” dan “Use By”
Penting untuk memahami perbedaan antara label “best before” dan “use by” pada kemasan makanan.
Label “best before” menandakan kualitas produk mulai menurun setelah tanggal tersebut, namun tidak otomatis berbahaya.
Sedangkan “use by” biasanya dipakai untuk produk segar seperti susu dan telur yang rentan berjamur, dan sebaiknya tidak dikonsumsi setelah tanggal tersebut.
Baca Juga: Tips Sehat Menikmati Daging Kurban saat Idul Adha, Tanpa Takut Kolesterol
Dengan memahami perbedaan ini, konsumen dapat lebih bijak dalam memanfaatkan produk makanan dan mengurangi pemborosan, terutama di tengah tekanan inflasi yang meningkat.(NR)
Editor : Aditya Novrian