Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Eskalator: Harus Diam atau Boleh Berjalan? Ini Penjelasan Ahli

A. Nugroho • Rabu, 21 Mei 2025 | 19:45 WIB
Ilustrasi eskalator (freepik)
Ilustrasi eskalator (freepik)

RADAR BATU – Perdebatan mengenai cara penggunaan eskalator kembali ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya Twitter. Banyak pengguna yang mempertanyakan apakah eskalator seharusnya digunakan untuk berjalan atau cukup diam saja. 

Sebagian orang berpendapat bahwa sisi kanan eskalator diperuntukkan bagi mereka yang ingin berjalan, sementara sisi kiri digunakan untuk diam. 

Akan tetapi, ada pula yang menyatakan bahwa berjalan di eskalator sebenarnya tidak dianjurkan karena alasan keselamatan dan daya tahan mesin.

Baca Juga: Cuaca Kota Batu Tak Bisa Diprediksi? Ini 10 Barang Wajib di Tas yang Bisa Selamatkan Harimu!

Di beberapa negara, aturan penggunaan eskalator memang berbeda-beda. 

Misalnya, di Inggris dan Amerika Serikat, sisi kanan biasanya digunakan untuk diam, sementara sisi kiri diperuntukkan bagi mereka yang ingin berjalan. 

Sebaliknya, di Jepang, terutama di wilayah Tokyo, aturan yang berlaku justru sebaliknya, sisi kanan untuk berjalan dan sisi kiri untuk diam.

Di Indonesia, aturan ini mulai diterapkan di beberapa tempat umum seperti stasiun dan bandara. 

Petunjuk penggunaan eskalator sering kali menunjukkan bahwa sisi kiri diperuntukkan bagi mereka yang ingin berjalan, sementara sisi kanan untuk diam. 

Baca Juga: Cuaca Sering Berubah, Sering Alami Moodswing? Ini Hubungan Musim dan Kesehatan Mental

Namun, aturan ini tidak selalu diterapkan secara konsisten, sehingga masih banyak pengguna yang bingung.

Menurut Davy Sukamta, mantan Ketua Umum Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI), aturan sisi kiri untuk diam dan sisi kanan untuk berjalan dibuat agar lebih tertib. 

Ia menjelaskan bahwa hentakan kaki saat berjalan di eskalator sebenarnya tidak akan merusak mesin, tetapi berlari di eskalator bisa berbahaya karena dapat menyebabkan kehilangan keseimbangan saat berpindah ke lantai biasa.

Di sisi lain, beberapa ahli menyarankan agar eskalator hanya digunakan untuk diam demi alasan keselamatan. 

Mereka berpendapat bahwa berjalan di eskalator meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika pengguna kehilangan keseimbangan atau tersandung. 

Selain itu, berjalan di eskalator juga dapat mempercepat keausan mesin, sehingga mengurangi umur pakai eskalator.

Meskipun aturan penggunaan eskalator berbeda-beda di berbagai tempat, yang paling penting adalah mengikuti petunjuk yang berlaku di lokasi masing-masing. 

Baca Juga: Waspada Bahaya Kamar Lembab! Simak Cara Efektif Mengatasinya agar Rumah Tetap Sehat dan Nyaman

Jika ada imbauan untuk diam di eskalator, sebaiknya aturan tersebut dipatuhi demi keselamatan bersama. 

Namun, jika ada jalur khusus untuk berjalan, pengguna yang terburu-buru bisa memanfaatkannya dengan tetap berhati-hati.

Jadi, apakah eskalator sebaiknya digunakan untuk berjalan atau diam saja? Jawabannya tergantung pada aturan yang berlaku di tempat tersebut dan kesadaran pengguna dalam menjaga keselamatan. 

Yang jelas, baik berjalan maupun diam, keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama. (fi)

Editor : A. Nugroho
#penjelasan ahli #diam atau boleh jalan di eskalator #menggunakan eskalator #eskalator