BATU - Minum air lemon di pagi hari menjadi kebiasaan banyak orang yang ingin hidup sehat dan menurunkan berat badan.
Namun, benarkah air lemon efektif untuk diet?
Menurut laman Columbia Asia, anggapan bahwa air lemon langsung menurunkan berat badan adalah mitos.
Ahli diet Toby Amidor menyebutkan bahwa jus lemon tidak mempercepat penurunan berat badan.
Lemon memang mengandung pektin, sejenis serat yang memberi rasa kenyang, tetapi serat ini lebih banyak terdapat di kulit, bukan pada air perasannya.
Artinya, air lemon hanya mengandung sedikit serat dan tidak cukup memberikan efek kenyang.
Sementara itu, Detikhealth menyebut bahwa air lemon bisa memberikan efek rasa kenyang, meningkatkan hidrasi, dan metabolisme.
Namun, efek serupa juga bisa didapatkan hanya dari air putih biasa.
Para ahli juga menekankan bahwa air lemon harus dikombinasikan dengan pola makan bergizi dan olahraga agar efektif jika tujuannya adalah menurunkan berat badan.
Beberapa alasan air lemon tetap dianggap bermanfaat untuk diet yaitu karena sifat diuretiknya, kandungan vitamin C, serta antioksidannya.
Air lemon dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan membantu proses detoksifikasi.
Vitamin C juga dikaitkan dengan pembakaran lemak saat olahraga, meski kandungan dalam air lemon rumahan cukup minim.
Air lemon memang memiliki manfaat kesehatan, tetapi tidak cukup kuat sebagai alat utama untuk menurunkan berat badan.
Kombinasi gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama untuk diet yang sukses. (ney)
Editor : Aditya Novrian