BATU - Platform X (dulu Twitter) dilaporkan bakal menjual akun-akun tidak aktif dengan harga mulai Rp 160 juta.
Penjualan ini menyasar akun organisasi bercentang biru (verified organizations), berbeda dari pengguna X Premium.
Pembelian dilakukan lewat sistem lelang, dengan harga bisa mencapai miliaran rupiah tergantung nama akun.
Baca Juga: Benarkah Jalan Kaki Dapat Mengurangi Lemak di Tubuh? Begini Menurut Para Ahli
Informasi ini pertama kali muncul dari tangkapan layar programmer Nima Owji yang menunjukkan halaman baru X berisi fitur pembelian handle (nama pengguna).
Organisasi yang berminat bisa klik tombol “Get Started” dan akan diarahkan ke chatbot untuk proses verifikasi dan pengecekan ketersediaan handle.
Jika disetujui, nama akun bisa dipindah ke pemilik baru dalam 1–2 hari kerja.
Baca Juga: Gak Perlu Mewah! Ini 5 Menu Sederhana yang Bikin Halal Bihalal Makin Seru dan Diserbu Semua Orang
X belum memberikan pernyataan resmi, tapi wacana ini sudah muncul sejak Elon Musk mengakuisisi Twitter.
Dalam laman kebijakan resmi X yang berjudul Inactive account policy, perusahaan memang tidak mencantumkan daftar akun nonaktif yang bisa dibeli.
Namun, adanya celah ini membuka ruang baru bagi pendapatan X, di luar jalur langganan dan iklan.
Langkah ini juga dinilai bisa mendorong pengguna tetap aktif di platform.
Sebab jika tidak, akun mereka bisa dianggap nonaktif dan masuk daftar jual. (rsy)
Editor : Aditya Novrian