BATU, RADAR BATU – Aksi pencurian kotak amal di wilayah Kota Batu semakin meresahkan. Dalam kurun waktu kurang dari sepekan, dua masjid dilaporkan menjadi sasaran pelaku yang diduga beraksi seorang diri.
Peristiwa terbaru terjadi di Masjid Al-A’raf, Desa Beji, pada Senin (14/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Pelaku nekat beraksi pada siang hari saat situasi relatif sepi.
Baca Juga: Pesan Makanan Online, Awas di Kota Batu Marak Jadi Sasaran Pencurian
Berdasarkan keterangan warga, pelaku diduga beraksi sendirian. Setelah mengambil kotak amal, pelaku terlihat meninggalkan lokasi dan diduga sempat membuang sesuatu ke arah sungai di sekitar masjid.
Selain itu, pelaku juga diketahui membawa kawat serta sejumlah material tukang yang berada di area sekitar. Hingga kini, jumlah uang yang berhasil dibawa kabur masih belum diketahui secara pasti.
Sebelumnya, kasus serupa terjadi di Masjid Ibnu Khaldun yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/4) sekitar pukul 09.34 WIB dan terekam kamera pengawas (CCTV).
Baca Juga: Modus Baru Pencurian Kendaraan Bermotor, Pelaku Manfaatkan Test Drive
Kasus itu baru diketahui sekitar dua jam kemudian, saat pengurus masjid hendak melaksanakan salat Dhuhur sekitar pukul 11.36 WIB.
Bendahara Masjid Ibnu Khaldun Kukuh Darwiyanto mengatakan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh marbot masjid, Abdul Rahman.
“Yang pertama kali mengetahui marbot masjid, atas nama Abdul Rahman,” ujarnya.
Rahman kemudian mengirimkan foto kepada pengurus yang memperlihatkan kondisi kotak amal dalam keadaan rusak, dengan kaca bagian atas pecah.
Dari rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengenakan baju merah berada di dalam masjid. Pelaku sempat mengamati situasi dan berpura-pura salat sebelum akhirnya membawa kotak amal keluar.
Diduga pelaku menggunakan benda keras untuk memecahkan kaca kotak amal. Hanya dengan satu kali hantaman, kaca langsung pecah sehingga uang di dalamnya mudah diambil.
Menurut Kukuh, isi kotak amal biasanya berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta. Sebagai langkah antisipasi, pengurus masjid menyebarkan rekaman CCTV kepada masyarakat agar lebih waspada.
Pengurus juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta pengawasan di lingkungan masjid diperketat untuk menekan potensi pencurian.
Editor : Aditya Novrian