Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Upaya Polri guna Percepat Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras: Bentuk Tim dari Polres, Polda, Hingga Bareskrim

Salma Ayu Aisyah • Selasa, 17 Maret 2026 | 21:01 WIB
Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang. (JawaPos.com)
Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang. (JawaPos.com)

 

Radar Batu – Polri membentuk tim gabungan dari level polres, polda, sampai bareskrim guna mengungkap peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Tidak hanya membuat tim gabungan, polisi juga membangun posko dan membuka hotline guna mempercepat penanganan kasus tersebut. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan bahwa dibentuknya tim gabungan yaitu sebagai bukti bahwa polri memang benar-benar serius terhadap kasus teror terhadap Andrie tersebut.

“Bentuk keseriusan Polri di dalam menangani perkara ini, kami saat ini sudah membentuk tim gabungan pengungkapan perkara yang terjadi. Terdiri dari penyidik Satreskrim Polres (Metro) Jakarta Pusat, kemudian penyidik pada Direktorat (Reserse) Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya, dan Bareskrim Polri,” ujarnya.

Mereka melakukan penyelidikan dan penyidikan dengan mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan bukti-bukti, meminta keterangan saksi, dan mengamankan sejumlah rekaman CCTV.

“Kami melakukan upaya penyelidikan, melakukan analisis terhadap CCTV dan analisis terhadap saluran komunikasi yang ada,” kata dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto juga menambahkan bahwa pihaknya sudah membuat layanan khusus atau posko aduan terkait dengan kasus penyiraman air keras tersebut.

“Dalam pelayanan terkait penyiraman cairan berbahaya dengan call center 110 dan hotline 0812-8559-9191,” ungkap Budi.

“Kami juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang bahwa peristiwa ini menjadi prioritas utama Mabes Polri dan Polda Metro Jaya untuk melakukan pengungkapan terhadap pelaku,” tegasnya.

Sumber: JawaPos.com

 

Editor : Aditya Novrian
#aktivis #polres