BATU – Identitas mayat pria yang ditemukan membusuk di Sungai Clumprit, Kelurahan Temas, Kota Batu, perlahan mulai terkuak. Korban diketahui berinisial K (26), warga Kelurahan Sisir, yang semasa hidup dikenal sebagai sosok berpendidikan tinggi dan bergaul luas.
Fakta tersebut kini menjadi perhatian penyidik, seiring upaya kepolisian mengungkap penyebab pasti kematian korban. K merupakan seorang dosen muda yang tengah menempuh pendidikan doktoral (S3).
Informasi itu disampaikan pihak keluarga yang berharap kematian K dapat diusut secara terang. Mereka menilai, kematian korban menyisakan banyak kejanggalan.
Baca Juga: Cemburu Buta Berujung Kekesaran di Kecamatan Pujon, Suami Bacok Istri hingga Luka Berat
Satreskrim Polres Batu pun kembali menyisir aliran Sungai Clumprit pada Rabu (28/1). Penyisiran ulang dilakukan sebagai bagian dari pendalaman kasus kematian K yang ditemukan pada 20 November lalu dalam kondisi tidak bernyawa dan telah membusuk.
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto mengatakan, langkah penyisiran ulang ini bertujuan untuk mencocokkan temuan lapangan dengan keterangan para saksi serta data yang sudah dikantongi penyidik. Area di sekitar lokasi penemuan jasad diperiksa secara detail, mulai dari pengukuran ulang, dokumentasi, hingga pemetaan alur kejadian.
Baca Juga: Cabuli Dua Santriwati, Pengajar Pondok Pesanten di Bumiaji Kota Batu Dituntut 6,5 Tahun Penjara
“Kami ingin mendapatkan gambaran utuh terkait konstruksi peristiwa. Semua kemungkinan masih kami buka,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Batu.
Hingga kini, penyidik masih menunggu hasil forensik secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kematian K. Polisi belum berani menyimpulkan apakah korban meninggal akibat kecelakaan atau terdapat unsur pidana. Sikap hati-hati ini diambil mengingat minimnya bukti kuat akibat kondisi jasad saat ditemukan. (ori/adn)
Editor : Aditya Novrian