Delapan Titik Jalan di Kota Batu Ditutup Hadapi Lonjakan Wisatawan

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 18:00 WIB
BAKAL DITUTUP: Akses jalan dari arah Malang atau Bendo menuju Alun-Alun Kota Batu melalui Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Gajah Mada bakal ditutup mulai hari ini (31/7).
BAKAL DITUTUP: Akses jalan dari arah Malang atau Bendo menuju Alun-Alun Kota Batu melalui Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Gajah Mada bakal ditutup mulai hari ini (31/7).

BATU, RADAR BATU - Rekayasa lalu lintas besar-besaran disiapkan Satlantas Polres Batu menghadapi padatnya agenda wisata dan hiburan akhir pekan ini. Sedikitnya delapan titik persimpangan strategis akan ditutup dan disekat mulai hari ini (31/7) hingga Minggu nanti (2/8). Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Arus wisatawan diperkirakan meningkat signifikan seiring berlangsungnya sejumlah agenda berskala besar. Mulai Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) di Gunung Banyak, Jambore Vespa di Pujon, hingga konser musik di Batu Night Spectacular (BNS). Puncak kepadatan diprediksi terjadi Minggu (2/8), bertepatan dengan Nilaya Run di kawasan Oro-Oro Ombo dan parade budaya Bantengan Nuswantoro yang melintasi pusat Kota Batu.

Kasatlantas Polres Batu AKP Matheus Jaka mengatakan rekayasa lalu lintas disiapkan agar pergerakan kendaraan tetap lancar, Kendati volume kendaraan diprediksi bakal meningkat tajam. “Kami sudah menyiapkan skema pengalihan arus dan jalur alternatif agar aktivitas masyarakat dan wisatawan tetap berjalan,” ujarnya.

Penutupan jalur protokol akan diberlakukan pada Minggu pagi. Terutama di ruas Jalan Agus Salim, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Panglima Sudirman yang menjadi lintasan parade budaya. Selain itu, petugas juga menyiapkan delapan titik penyekatan dan penutupan arus. Titik utama di Simpang Empat Pesanggrahan dari arah Pujon, Simpang Tiga BCA (Klenteng) dari arah Malang, Simpang Tiga Immanuel di Jalan Agus Salim, serta Simpang Empat Kartini.

Adapun titik penyekatan pendukung ditempatkan di Simpang Empat Batos, Simpang Tiga Lippo di Jalan Sultan Agung, Simpang Tiga Oro-Oro Ombo-Tlekung, dan Simpang Tiga Songgoriti Bawah. Rekayasa ini disiapkan untuk memecah kepadatan kendaraan menuju kawasan wisata dan pusat kota. “Jalibar juga bisa dimanfaatkan sebagai alternatif,”katanya.

Ps Kasi Humas Polres Batu Iptu M. Huda Rohman mengimbau masyarakat dan wisatawan menyesuaikan waktu perjalanan. Selain itu, ia meminta masyarakat memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas selama akhir pekan. “Jika memungkinkan, gunakan jalur alternatif dan hindari area penutupan jalan agar perjalanan tidak terhambat,” ujarnya. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
jalan kemacetan radar batu kota batu wisatawan