KOTA BATU, RADAR BATU - Sebanyak 1.500 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan kepada siswa di 15 sekolah di Kota Batu pada hari pertama masuk sekolah kemarin (13/7). Pendistribusian dilakukan serentak oleh Satu Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nala Batu dan SPPG Polri Tlekung setelah keduanya menyelesaikan persiapan operasional selama masa libur sekolah.
Kepala SPPG Nala Batu Wirza mengatakan pihaknya memanfaatkan masa jeda sejak 19 Juni hingga 12 Juli untuk membenahi sistem kerja. Selain itu ia juga membagi tugas personel dan memastikan seluruh fasilitas pendukung dalam kondisi siap.
Menurutnya, berbagai infrastruktur seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL), saluran air, hingga peralatan dapur telah diperiksa dan diuji coba sebelum operasional dimulai. “Pada 11 Juli lalu kami melakukan trial memasak dan seluruh peralatan berfungsi normal,” ujarnya.
Ia mengaku sempat ada timbangan yang bermasalah, tetapi sudah diperbaiki. Sebanyak 40 relawan akan mulai memasak sejak pukul 02.00 dini hari. Tujuannya agar makanan dapat didistribusikan tepat waktu.
Baca Juga: Distribusi MBG di Kota Batu Aktif Kembali pada 13 Juli
Kesiapan serupa juga dilakukan SPPG Polri Tlekung. Person in Charge (PIC) Mitra Yayasan SPPG Polri Tlekung Fafa Rio mengatakan seluruh kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, kecap, dan bumbu telah tersedia di gudang. Sementara, bahan segar seperti daging baru didatangkan pada sore hari sebelum produksi.
“Bahan segar memang kami terima menjelang produksi agar kualitas dan higienitasnya tetap terjaga,” katanya. Dapur SPPG Polri Tlekung juga menyiapkan cadangan stok bahan pokok sebagai antisipasi kebutuhan di lapangan.
Sebelum operasional dimulai, seluruh area dapur dibersihkan.
Baca Juga: Program MBG di Kot Batu Jeda, Harga Sayur Anjlok
Sementara, perbaikan lantai epoksi, IPAL, dan saluran air juga telah diselesaikan. Sebanyak 40 relawan akan mulai memasak sejak pukul 01.00 dini hari. Proses penakaran makanan dilakukan sesuai standar gramasi. Tujuannya agar porsi setiap penerima sesuai ketentuan.
Menu MBG pada hari pertama sekolah terdiri atas nasi putih, ayam katsu, tahu balado, tumis wortel- buncis, dan jeruk siem. Seluruh paket makanan dijadwalkan mulai didistribusikan ke sekolah sasaran pukul 08.00.
Selain mendukung pemenuhan gizi siswa, program ini juga melibatkan sekitar 15 pelaku UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku. Hal itu diharapkan turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. (kr2/dre)
Editor : A. Nugroho