Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Wamenag RI Romo Syafi'i Ajak Warga Kota Batu Kawal Program Pemerintah

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 2 Juli 2026 | 18:00 WIB
KUNJUNGAN KERJA: Wakil Menteri Agama RI, Romo HR. Muhammad Syafi
KUNJUNGAN KERJA: Wakil Menteri Agama RI, Romo HR. Muhammad Syafi'i, menjawab pertanyaan awak media setelah menghadiri kegiatan di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPI) Batu pada Selasa lalu (30/6).

BATU, RADAR BATU - Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Romo HR Muhammad Syafi'i mengajak seluruh masyarakat ikut mengawal program strategis pemerintah menuju swasembada pangan dan energi. Menurutnya, target tersebut tidak akan tercapai apabila pemerintah bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Ajakan itu disampaikan Romo Syafi'i saat menghadiri kegiatan di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPI) Kota Batu Selasa lalu (30/6).

Ia mengatakan, pemerintah tengah mengejar target swasembada energi pada 2029 dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Karena itu, stabilitas sosial dan dukungan masyarakat dinilai menjadi syarat penting agar berbagai program strategis dapat berjalan sesuai rencana.

BACA JUGA: Daftar Ulang SPMB Tahap IV SMK Hanya Dua Hari, Jangan Sampai Gugur

“Kita tidak boleh membiarkan pemerintah berjuang sendiri. Umat beragama yang selama ini hidup rukun harus bersama-sama membangun relasi yang positif dengan pemerintah untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Romo Syafi'i, berbagai kebijakan pemerintah, berpotensi menimbulkan perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini memperoleh keuntungan secara tidak sah. Ia menilai, komitmen pemerintah menjalankan amanat Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 akan mempersempit ruang gerak praktik-praktik yang merugikan negara.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat pengawasan terhadap aktivitas perdagangan melalui sistem ekspor yang lebih terintegrasi. Kebijakan tersebut, menurutnya, bertujuan meningkatkan transparansi sekaligus mencegah kebocoran penerimaan negara.

BACA JUGA: Penjualan Solar SPBU Sisir Kota Batu Sempat Melonjak 6.200 Liter

Di sektor pangan, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi dalam negeri agar ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi. Upaya itu diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Romo Syafi'i menegaskan, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan dan energi tidak hanya bergantung pada pemerintah. Dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting agar manfaat pengelolaan sumber daya alam dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (kr2/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#swasembada pangan #wamenag ri