Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Operasional Gate Parkir Alun-Alun Kota Batu Tak Jelas, Netizen Sebut sebagai Proyek Mubazir

Rori Dinanda Bestari • Senin, 27 April 2026 | 11:11 WIB
BELUM JELAS: Gate parkir di kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu. RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU
BELUM JELAS: Gate parkir di kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu. RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU

BATU, RADAR BATU - Kepastian pengoperasian gate parkir di kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu kian buram. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu mengklaim telah memulai tahapan uji coba sejak 18 Februari lalu, kenyataan di lapangan menunjukkan kondisi yang jauh dari harapan. Proyek yang digadang-gadang tuntas sejak Desember tahun lalu ini justru terlihat jalan di tempat. Hal ini memicu beragam respons negatif dari publik.

Ketidakjelasan operasional ini paling mencolok terlihat di pintu Jalan Munif Utara. Di saat pintu Jalan Sudiro Selatan mulai dijaga ketat, portal di Jalan Munif justru tampak pasif dan membiarkan pengendara bebas berlalu lalang tanpa melalui sistem elektronik. Tidak ada palang yang menghalangi maupun mesin yang mengeluarkan karcis secara otomatis di titik tersebut.

Kondisi petugas di lapangan pun tak kalah membingungkan. Alih-alih mengoperasikan sistem digital, beberapa petugas Dishub di lokasi terpantau hanya sekadar menyobek karcis manual seperti pola lama. Bahkan di jam-jam tertentu, keberadaan petugas sering kali absen dan penarikan retribusi langsung diambil alih oleh juru parkir (jukir) tanpa adanya karcis resmi yang diberikan kepada pengunjung.

Sontak, ketidaksinkronan sistem ini memicu reaksi keras di jagat maya. Proyek yang menelan anggaran daerah tersebut kini menjadi sasaran kritik tajam netizen karena dianggap tidak memberikan perubahan signifikan. Banyak yang menyayangkan mengapa fasilitas yang sudah terpasang rapi justru tidak difungsikan secara maksimal dan malah terkesan hanya menjadi hiasan semata.

Kritik pedas datang dari pengguna media sosial TikTok. Salah satunya netizen yang menggunakan akun bernama Maswan. Dalam unggahannya, ia menuliskan kekecewaannya terhadap efektivitas alat tersebut. “Koyok proyek mubazir wis ono auto gate sik narik parkir manual liwat jukir (Kayak proyek yang mubazir, sudah ada gate masih menarik parkir manual lewat jukir),” tulisnya.

Senada dengan itu, kritik tajam mengenai keberadaan portal itu juga datang dari akun Marcha04. Ia menilai pengadaan fasilitas dari dinas terkait tidak memiliki fungsi nyata di lapangan bagi masyarakat. “Percuma dikasih portal parkir Dishub, enggak ada fungsinya,” tulisnya.

Menanggapi gelombang desakan dan kritik dari masyarakat tersebut, pihak otoritas terkait tampak masih menutup diri.

Kepala Dishub Kota Batu Susetya Herawan belum memberi jawaban saat dikonfirmasi tentang kejelasan pengoperasian gate parkir ini. Ketika ditemui wartawan Jawa Pos Radar Batu pekan lalu (21/4) dalam sebuah acara di Balai Kota Among Tani, Susetya justru pergi menghindar. Termasuk saat ditanya kapan jadwal operasional penuh dan evaluasi teknis lapangan terkait alat ini, dia hanya tertawa dan mengaku ada acara lain.

Penulis: Rori Dinanda Bestari

Editor : A. Nugroho
#pengoperasian #respons negatif #proyek #dishub