BATU, RADAR BATU - Minimnya fasilitas pengaman di jembatan kawasan Kali Putih, RT 008/RW 11, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu memicu kekhawatiran warga terhadap risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua. Bagian tepi jembatan yang berbatasan langsung dengan jurang tidak dilengkapi pelindung memadai. Kondisi ini dinilai berbahaya karena lebar jalan relatif sempit dan berada di kontur menurun.
Salah satu warga setempat, Agus Suprapto mengatakan kedalaman jurang di sisi jembatan mencapai lebih dari empat meter, bahkan diperkirakan hingga lima sampai enam meter. “Kalau motor sampai terperosok, sangat berbahaya,” ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswa Khawatir Learning Loss Terulang, Kebijakan Kuliah Daring Banyak Dikeluhkan
Ia menambahkan aliran sungai di dasar jurang cukup deras. Kondisi tersebut memperbesar risiko jika terjadi kecelakaan. Selain itu, posisi jalan yang menurun meningkatkan potensi kendaraan kehilangan kendali, terutama saat rem tidak berfungsi optimal.
Agus menyebut warga telah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pihak terkait. “Sudah kami sampaikan mulai dari RT sampai kelurahan, tapi belum ada tindak lanjut,” katanya.
Baca Juga: 4 Tahun Rusak, Jembatan Bareng Dibiarkan Tanpa Perbaikan
Keluhan serupa disampaikan warga lain, Bambang. Ia mengungkapkan, kecelakaan pernah terjadi di lokasi tersebut, meski tidak menimbulkan korban serius. Menurut dia, pembatas jembatan yang ada saat ini hanya berupa bambu dan kayu.
Kondisinya sudah rapuh dan tidak layak digunakan sebagai pengaman. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dengan memasang pembatas permanen yang lebih kokoh, seperti guardrail. “Setidaknya ada pengaman yang kuat agar pengguna jalan lebih aman,” tandas Bambang.
Editor : Fajar Andre Setiawan