Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Dilantik Jadi Kades Torongrejo, Takim Siap Tinggalkan Kursi Pengawas SMP Kota Batu

Rori Dinanda Bestari • Sabtu, 18 April 2026 | 10:00 WIB
PROSES PELANTIKAN: Wali Kota Batu Nurochman menyematkan tanda jabatan kepada Kepala Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu kemarin (17/4).
PROSES PELANTIKAN: Wali Kota Batu Nurochman menyematkan tanda jabatan kepada Kepala Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu kemarin (17/4).

JUNREJO - Rangkap jabatan menjadi sorotan usai pelantikan Takim, salah satu pengawas SMP yakni kini menjabat sebagai Kepala Desa Torongrejo di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu kemarin (18/4). Namun, Takim  menyatakan siap dan segera melepas jabatannya sebagai pengawas sekolah.

 Pelantikan dilakukan Wali Kota Batu, Nurochman. Penetapan Takim sebagai kepala desa pergantian antarwaktu (PAW) menandai berakhirnya masa transisi kepemimpinan di Desa Torongrejo, kendati status ganda Takim sempat menjadi perhatian.

 Dia masih tercatat sebagai aparatur sipil negara (ASN) dengan jabatan pengawas SMP. Menanggapi hal itu, Cak Nur menyebut akan menempuh langkah administratif. Ia akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan kebijakan lanjutan. “Kami akan dalami dulu dan lihat opsi yang tersedia,” ujarnya.

Baca Juga: Menko Muhaimin Ikut Saksikan Pelantikan Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian dan Persatuan

 Sementara itu, Takim menegaskan komitmennya untuk patuh pada aturan. Ia menyatakan siap mundur dari jabatan ASN atau mengambil cuti di luar tanggungan negara. “Sesuai regulasi, saya harus memilih,” katanya.

 Ia mengaku akan segera berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menentukan langkah resmi. Di luar jabatan pemerintahan, Takim juga aktif di organisasi keagamaan.

 Ia berencana tetap menjalankan perannya hingga masa kepengurusan berakhir pada 2027 nanti. Menurutnya, pembagian waktu masih memungkinkan. Ia mengacu pada pengalaman saat menjabat sebagai penjabat kepala desa sebelumnya.

Baca Juga: Pemerintahan: Pelantikan Ditunda, Jabatan Pj Wali Kota Batu Bakal Lebih Panjang

 Di sisi lain, Takim telah menyiapkan agenda kerja. Fokus utama diarahkan pada peningkatan pendapatan asli desa. Ia ingin mengurangi ketergantungan pada tanah kas desa. Strateginya adalah mengembangkan potensi wisata lokal.

 Sejumlah lokasi menjadi prioritas. Di antaranya kawasan Sumber Watu Saron, situs Arca Ganesha, dan Gunung Wukir. Pengembangan wisata diharapkan membuka lapangan kerja baru. Dampaknya, kesejahteraan warga dapat meningkat. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#BKPSDM #asn #jabatan #pelantikan