Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Penertiban PKL Liar di Alun-Alun Kota Batu Masih Terkendala Jam Kerja Satpol PP

Zanadia Manik Fatimah • Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB
MASIH BERJUALAN: PKL di Alun-Alun Kota Wisata Batu.
MASIH BERJUALAN: PKL di Alun-Alun Kota Wisata Batu.

KOTA BATU, RADAR BATU – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) liar di kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satu yang paling menonjol adalah keterbatasan jam kerja petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Karena itu, penertiban belum bisa dilakukan secara maksimal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, para PKL liar biasanya mulai berjualan pada waktu-waktu tertentu, seperti akhir pekan dan hari libur panjang. Selain itu, aktivitas mereka juga lebih banyak terjadi pada sore hingga malam hari. Itu bertepatan dengan jumlah pengunjung alun-alun yang meningkat. 

Kondisi itu berbeda dengan jadwal operasi Satpol PP yang lebih sering dilakukan pada hari kerja, yakni Senin hingga Jumat dan pada jam kerja. Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kota Batu, Wiwit Anandana, mengakui kondisi itu menyebabkan penertiban di lapangan sering kali berlangsung sulit. Sebab seringnya, saat petugas ke lapangan sana sepi tak ada PKL liar.

“Sehingga lebih sering kucing-kucingan antara petugas dan pedagang,” ungkapnya. Sebelumnya pada akhir tahun lalu, wacana untuk mendirikan pos pemantauan di sekitar kawasan alun-alun sebenarnya sudah pernah dibahas. Namun hingga kini rencana tersebut belum dapat direalisasikan. Itu lantaran masih memerlukan perumusan lebih lanjut dari berbagai pihak terkait.

Meski begitu, Satpol PP tetap berupaya melakukan pengawasan secara berkala. Dalam beberapa waktu terakhir, tim di lapangan terus melakukan pengecekan di sejumlah titik yang dianggap sebagai zona merah bagi aktivitas PKL liar.

Menurut Wiwit, tim intelijen Satpol PP juga telah diterjunkan untuk memantau pergerakan para pedagang di sejumlah lokasi strategis. “Tim intel kami sudah hadir di beberapa titik zona merah, termasuk Alun-Alun Kota Wisata Batu, hasilnya akhir-akhir ini sepi,” ujarnya.

Ia menambahkan beberapa PKL liar juga merupakan warga Kota Batu. Mereka juga diketahui bukan merupakan PKL liar yang sebelumnya pernah terjaring razia. “Mayoritas orang baru,” ungkap alumnus Universitas Airlangga itu.

Terpisah, Kepala Bidang Informasi dan Data Satpol PP Kota Batu, Arsyam Dian Ramadhan, menyebut kegiatan penertiban selama ini dilakukan secara berkala dengan jadwal tertentu. Namun jadwal operasi tersebut tidak bisa disampaikan secara terbuka.

Itu dilakukan demi strategi penertiban tetap terjaga dan efektif. Sehingga tidak bocor kepada pihak yang akan ditertibkan. “Dengan cara tersebut, diharapkan upaya penegakan peraturan daerah diharap dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya. 

Penulis: Zanadia Manik Fatimah

Editor : A. Nugroho
#pkl #Alun alun #satpol pp #kota batu #pedagang