Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kejari Kota Batu Periksa Enam Saksi Dugaan Korupsi Pasar Induk Among Tani

Rori Dinanda Bestari • Rabu, 8 April 2026 | 12:30 WIB
JADI SOROTAN: Beberapa lapak pedagang di Pasar Induk Among Tani beroperasi beberapa waktu lalu.
JADI SOROTAN: Beberapa lapak pedagang di Pasar Induk Among Tani beroperasi beberapa waktu lalu.

 

BATU - Penanganan dugaan korupsi pengelolaan Pasar Induk Among Tani terus bergerak. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu kembali memeriksa enam saksi dari unsur pedagang kemarin (7/4). Pemeriksaan ini menjadi lanjutan dari pemanggilan 12 pedagang yang sebelumnya telah dilayangkan penyidik.

Dasar penyelidikan merujuk pada Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejari Batu Nomor: PRINT-342/M.5.44/Fd.1/03/2026 tertanggal 31 Maret 2026. Dalam proses tersebut, para saksi diminta hadir langsung serta membawa dokumen terkait transaksi kios dan los.

BACA JUGA: Pemeliharaan 68 Titik Jalan di Kota Batu Tuntas pada Triwulan Pertama

Kasi Intel Kejari Batu Wisnu Sanjaya menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara maraton selama dua hari. “Kemarin enam saksi sudah diperiksa. Enam lainnya dijadwalkan besok (hari ini),” ujarnya.

Langkah ini memperkuat proses penyelidikan yang sebelumnya juga menyasar lima aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Batu. Para ASN tersebut telah dimintai keterangan terkait perencanaan hingga pengawasan teknis proyek pasar.

Menurut Wisnu keterangan para ASN menjadi pintu masuk penting untuk menelusuri potensi kerugian negara. Saat ini, tim jaksa fokus mencocokkan keterangan antar saksi guna memperkuat konstruksi perkara.

BACA JUGA: Masa Depan Pertanian di Tengah Gejolak Alih Fungsi Lahan (9): Ketergantungan Pupuk Kimia di Balik Brokoli Premium

“Semua keterangan diselaraskan agar tidak ada celah dalam proses pembuktian,” tegasnya. Meski belum mengungkap pihak yang bertanggung jawab, dia memastikan seluruh perkembangan akan disampaikan secara terbuka.

Publik pun kini menanti keberanian aparat penegak hukum membongkar aktor di balik dugaan penyimpangan tersebut. Sebagai proyek strategis, Pasar Induk Among Tani menjadi sorotan. Pengusutan tuntas dinilai penting untuk menjaga integritas pengelolaan fasilitas publik sekaligus memastikan tidak ada praktik rasuah yang merugikan masyarakat. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#dugaan korupsi #kejari batu #kota batu #pedagang pasar induk among tani