Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

ASN Pemkot WFH Setiap Jumat

Rori Dinanda Bestari • Sabtu, 4 April 2026 | 10:30 WIB

 

MENYEIMBANGKAN ANGGARAN: Sejumlah ASN melakukan apel pagi di depan Balai Kota Amongtani. RORI DINANDA BESTARI
MENYEIMBANGKAN ANGGARAN: Sejumlah ASN melakukan apel pagi di depan Balai Kota Amongtani. RORI DINANDA BESTARI

 

BATU - Pemerintah Kota Batu mulai menerapkan skema kerja baru bagi aparatur sipil negara (ASN). Mulai April ini, ASN dijadwalkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap hari Jumat sebagai bagian dari kebijakan efisiensi energi.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah pusat. Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menyatakan kesiapan daerah untuk menyesuaikan regulasi agar implementasi berjalan tanpa hambatan.

“Penyesuaian segera kami siapkan agar transisi tidak mengganggu kinerja,” ujarnya.

Meski bekerja dari rumah, pengawasan terhadap kinerja ASN dipastikan tetap ketat. Pemerintah menegaskan tidak boleh ada penurunan produktivitas maupun kualitas layanan.

BACA JUGA Naik Signifikan, 184 Siswa SMA/SMK di Kota Batu Lolos SNBP

“ASN yang WFH tetap dalam pemantauan. Jika tidak menjalankan tugas, akan ada sanksi,” tegasnya. Kebijakan ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik terkait potensi menurunnya disiplin kerja.

Pemerintah bahkan membuka ruang pengawasan dari masyarakat untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuan. Di sisi lain, sektor pelayanan publik dipastikan tetap berjalan normal.

Unit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti layanan kesehatan dan administrasi kependudukan, tetap beroperasi dengan skema piket atau shift. Menurut Heli, WFH juga menjadi momentum untuk menguji kesiapan digitalisasi birokrasi.

BACA JUGA Cak Nur Pastikan Stok BBM Aman

Sistem administrasi berbasis daring diharapkan mampu menopang kinerja tanpa bergantung pada kehadiran fisik di kantor. “Ini sekaligus uji coba apakah sistem digital kita sudah cukup kuat,” katanya.

Evaluasi berkala akan dilakukan selama kebijakan berlangsung. Jika ditemukan penurunan kualitas pelayanan atau muncul keluhan masyarakat, penyesuaian akan dilakukan. Selain itu, saat menjalani work from office (WFO), ASN didorong menggunakan transportasi umum.

BACA JUGA Kandang Babi di Permukiman Batu Dikeluhkan, Limbah Diduga Dibuang ke Sungai, Warga Terganggu Bau dan Kesehatan

Langkah ini dinilai dapat menekan konsumsi energi sekaligus mendukung sektor transportasi lokal. Kebijakan WFH ini menjadi ujian bagi birokrasi daerah. Tidak hanya soal efisiensi energi, tetapi juga konsistensi kinerja di tengah perubahan pola kerja yang semakin fleksibel. 

 

Editor : Fajar Andre Setiawan
#efisiensi energi #Work From Home (WFH) #asn kota batu