Berita Terbaru Ekonomi & Bisnis Kesehatan Kriminal Lifestyle Malang Raya Nusantara Olahraga Opini Pemilu 2024 Pendidikan Peristiwa Sosok Teknologi Wisata & Kuliner

Lippo Plaza Batu Diserbu Pengunjung Selama Ramadan

Fajar Andre Setiawan • 2026-03-16 11:10:21
STAGNAN: Jumlah pengunjung Lippo Plaza Batu stagnan pada libur panjang dalam rangka momen perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa hari lalu.
STAGNAN: Jumlah pengunjung Lippo Plaza Batu stagnan pada libur panjang dalam rangka momen perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa hari lalu.

BATU - Berbeda dengan kondisi pasar tradisional yang lesu, pusat perbelanjaan modern di Kota Batu justru mencatat kenaikan kunjungan selama Ramadan. Lippo Plaza Batu mencatat jumlah pengunjung meningkat sekitar 8,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Direktur Lippo Plaza Batu Agus Saputera mengatakan peningkatan kunjungan tersebut tercatat hingga hari ke-16 Ramadan. Pada hari kerja, rata-rata kunjungan harian mencapai sekitar 4.000 orang. Sementara pada akhir pekan, jumlah pengunjung naik signifikan menjadi sekitar 8.000-9.000 orang per hari.

Baca Juga: Long Weekend, Lippo Plaza Sepi Kunjungan, Ada Penurunan Sebanyak 14 Persen dari Minggu Sebelumnya

Menurut Agus, salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan tersebut adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan platform digital secara maksimal. Kanal digital tidak hanya dipakai untuk transaksi, tetapi juga untuk promosi yang mengarahkan konsumen datang langsung ke toko.

“Digital kami gunakan untuk promosi sekaligus menarik traffic ke toko offline,” ujarnya.

Selain promosi digital, pusat perbelanjaan modern juga mengandalkan event untuk membangun pengalaman belanja yang lebih menarik bagi pengunjung. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Batu Moslem Fashion Runway pada 1 Maret lalu.

Baca Juga: Lippo Plaza Batu Hadirkan Batu Moslem Fashion Runway 2025

Acara tersebut dinilai mampu menarik sekitar 10 ribu pengunjung hanya dalam satu hari.

Peningkatan kunjungan ke pusat perbelanjaan modern menunjukkan bahwa pola konsumsi masyarakat kini tidak hanya bergeser ke ranah digital, tetapi juga ke konsep ritel berbasis pengalaman.

Promosi multiplatform yang terintegrasi dengan kegiatan offline dinilai membuat mal lebih adaptif dalam menangkap kebutuhan konsumen selama Ramadan. Di sisi lain, kondisi ini menjadi kontras dengan pasar tradisional yang masih tertinggal dalam adaptasi digital. 

Perbedaan tersebut memperlihatkan persaingan perdagangan kini tidak lagi hanya soal harga dan produk, tetapi juga menyangkut strategi promosi dan pengalaman belanja yang ditawarkan. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#pasar tradisional #Lippo plaza #kota batu