Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Perang Timur Tengah, 44 Jemaah Umrah Asal Kota Batu Pulang dengan Selamat

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 6 Maret 2026 | 09:14 WIB

SAKSAMA: Para Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Batu menyimak pemaparan materi dalam manasik haji terintegrasi tingkat kota di Aula Al-Ikhlas kemarin Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu kemarin (9/2).
SAKSAMA: Para Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Batu menyimak pemaparan materi dalam manasik haji terintegrasi tingkat kota di Aula Al-Ikhlas kemarin Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu kemarin (9/2).

BATU - Di tengah gejolak perang di Timur Tengah, 44 jemaah umrah asal Kota Batu yang berangkat melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dipastikan telah kembali ke Indonesia dengan selamat kemarin (5/3) pukul 12.00.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batu Basuki Rachmat menuturkan para jemaah berasal dari tiga PPIU yang berbeda. Rombongan tersebut terbagi dalam dua kelompok perjalanan.

Sebanyak 23 jemaah merupakan peserta perjalanan dari PT Perindu Baitullah. Sementara, 21 jemaah lainnya berasal dari Saudin Tour and Travel serta PT Safa Bumi.

Kepulangan para jemaah diawasi ketat mengingat situasi di kawasan Timur Tengah yang tidak kondusif.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada laporan gangguan terhadap jemaah asal Kota Batu selama menjalankan ibadah umrah.

Secara administratif, pelaporan keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah di bawah kewenangan Kanwil Kemenhaj Provinsi Jawa Timur.

Kemenhaj daerah, hanya bertanggung jawab pada jemaah haji. Itulah mengapa pihaknya tidak memiliki basis data resmi terkait pergerakan jemaah.

“Selama ini pelaporan dari PPIU dipantau langsung oleh Kanwil Kemenhaj Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap berinisiatif melakukan pemantauan secara mandiri. Tujuannya memastikan kondisi jemaah asal Kota Batu.

Hal itu menjadi bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah di luar negeri.

Sementara itu, masih terdapat tiga jemaah asal Kota Batu yang hingga kini masih berada di Arab Saudi. Mereka merupakan jemaah yang berangkat melalui PT Qurrota Ayun.

Berdasarkan pemesanan tiket perjalanan, ketiganya dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 9 Maret mendatang.

Namun, kepastian kepulangan mereka masih menunggu perkembangan situasi selanjutnya. Selain itu, dari PPIU yang sama juga terdapat 12 jemaah yang mulanya dijadwalkan berangkat kemarin (5/3).

Hingga kini, jadwal keberangkatan mereka masih belum dipastikan. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#Kemenhaj #kota batu #ppiu