BATU - Gangguan pada sistem e-RKAM (Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah berbasis elektronik) menghambat pengajuan pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) madrasah triwulan pertama 2026 di Kota Batu. Sejumlah pengelola mengeluhkan aplikasi yang tidak dapat diakses secara normal, padahal batas akhir pengajuan hari ini (3/3).
Masalah tersebut dirasakan sejumlah madrasah dalam beberapa hari terakhir. Sistem yang seharusnya menjadi pintu utama pengajuan anggaran justru sulit diakses. Salah seorang admin sekaligus guru di salah satu MTs swasta di Kecamatan Batu, Sinta (bukan nama sebenarnya) mengaku telah mencoba mengakses aplikasi tersebut sejak sepekan terakhir.
Upaya itu dilakukan untuk melengkapi data pengajuan dana BOS. Namun hingga kemarin (2/3) lalu, sistem belum juga dapat diakses secara normal. “Menu tidak bisa dibuka. Pagu dana BOS yang seharusnya muncul juga belum terlihat,” ujarnya.
Menurut dia, data yang diinput dalam e-RKAM menjadi syarat utama pencairan dana BOS. Seluruh dokumen administratif harus diunggah melalui platform tersebut. Tanpa informasi pagu anggaran, madrasah tidak dapat mengedit maupun melengkapi dokumen pengajuan.
“Ini jelas menghambat proses pengajuan. Sampai sekarang masih mentok di tahap membuka menu,” katanya. Keluhan serupa, lanjut dia, juga disampaikan pengelola MA dan MTs lainnya. Hingga kini, baru satu madrasah yang diketahui berhasil mengakses sistem itu.
Berbagai cara telah dicoba. Mulai dari mengakses di sekolah, di rumah, hingga pada malam hari. Bahkan setelah salat tarawih, saat sahur, hingga tengah malam. Namun hasilnya tetap sama. Sistem belum berjalan normal.
Ia berharap gangguan segera diatasi agar pengajuan dana bisa dilakukan. Sebab operasional madrasah mulai tertekan. “Ini sudah akhir triwulan. Kebutuhan operasional terus berjalan. Kami harus mencari dana ke mana lagi,” keluhnya.
Dana BOS, kata dia, sangat vital bagi operasional madrasah. Terutama untuk pembayaran gaji guru honorer yang belum menerima PPG maupun berstatus PPPK, serta kebutuhan kegiatan akademik seperti simulasi dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Sebagai informasi, e-RKAM merupakan platform digital resmi yang digunakan untuk menyusun dan mengajukan anggaran madrasah. Madrasah harus menginput rencana anggaran melalui e-RKAM V2 yang terintegrasi dengan Evaluasi Diri Madrasah (EDM).
Untuk tahun anggaran 2026, batas akhir pengajuan tahap pertama yakni 3 Maret hari ini.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Batu Siti Nur Jamilah mengatakan hingga berita ini ditulis belum ada informasi mengenai perpanjangan waktu pengajuan dana BOS.
“Belum ada informasi dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur terkait perpanjangan waktu,” ujarnya. Menurut dia, gangguan sistem saat ini masih dalam proses pemeliharaan. Berdasarkan laporan madrasah, hingga sekitar pukul 15.00 aplikasi masih belum dapat diakses secara normal.
“Memang sudah bisa masuk ke aplikasi, tetapi beberapa menu masih mengalami gangguan,” katanya. Koordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Timur, kata dia, terus dilakukan. Termasuk kemungkinan adanya kebijakan perpanjangan waktu pengajuan. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho