BATU - Perubahan jam belajar selama Ramadan membuat layanan angkutan pelajar (Apel) gratis di Kota Batu ikut menyesuaikan operasional. Penjemputan dan pengantaran siswa kini dimajukan. Tujuannya agar selaras dengan jadwal sekolah selama bulan puasa. Penyesuaian ini berlaku di sejumlah jalur, termasuk rute Batu-Songgoriti.
Koordinator Apel Gratis jalur tersebut, David Ramadan, mengatakan armada mulai beroperasi lebih siang. “Untuk keberangkatan, kami sudah bersiap sejak pukul 07.00-07.30. Ada sekolah yang masuk 07.30 atau 08.00, jadi kami sesuaikan,” ujarnya.
Perubahan paling signifikan terjadi pada jadwal kepulangan. Jika hari biasa penjemputan dilakukan sekitar pukul 15.45-16.00, selama Ramadan armada sudah siaga di depan sekolah sejak pukul 13.00.
Meski jam berubah, pola layanan tetap dua kali putaran. Pagi untuk keberangkatan dan siang untuk kepulangan. Layanan tambahan seperti outing class dihentikan sementara. Pada hari efektif biasa, armada kerap melayani kegiatan belajar luar kelas di sejumlah titik wisata edukasi di Kota Batu.
Selama Ramadan, fokus dialihkan sepenuhnya pada mobilitas rutin sekolah. Ada pula penyesuaian di sekolah tertentu yang menggelar kegiatan Pondok Ramadan. Beberapa madrasah menerapkan pembagian jadwal masuk antara siswa laki-laki dan perempuan.
“Seperti kemarin, siswi perempuan libur karena Pondok Ramadan, yang laki-laki tetap masuk,” kata David. Kondisi itu membuat jumlah penumpang berkurang di beberapa hari tertentu. Suasana di dalam angkutan lebih lengang dibanding hari reguler. Namun armada tetap siaga di titik-titik yang telah ditentukan.
“Angkutan umum juga sedang sepi. Jadi kami tetap menunggu siswa,” ujarnya. Penyesuaian ini akan berlaku hingga masa libur Idulfitri. Setelah itu, jadwal operasional kembali normal mengikuti jam sekolah reguler. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho