BATU - Sebanyak 70 unit angkutan pelajar (apel) disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu untuk melayani antar jemput sekitar 700 peserta Mujahadah Kubro dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7-8 Februari mendatang. Langkah ini diambil untuk memastikan mobilisasi jemaah berlangsung tertib, aman, dan tidak membebani arus lalu lintas.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Batu, Hari Juni Susanto, mengatakan setiap armada diproyeksikan mengangkut sekitar 10 orang. Seluruh kendaraan beserta pengemudi telah disiapkan dan dikoordinasikan guna mengawal keberangkatan hingga kepulangan peserta.
Penjemputan peserta dilakukan di tiga titik kumpul. Di wilayah Kecamatan Batu, titik kumpul berada di kawasan An-Nur dengan alokasi 30 unit angkutan. Kecamatan Bumiaji dipusatkan di Kantor Desa Punten dengan 20 unit, sedangkan Kecamatan Junrejo berlokasi di Kantor Desa Mojorejo dengan kuota 20 unit.
“Pemberangkatan dijadwalkan pada Jumat, 7 Februari mulai pukul 20.00. Sementara penjemputan kepulangan dilakukan Sabtu, 8 Februari pagi sekitar pukul 08.00,” ujar Hari. Untuk titik pengantaran di Kota Malang, peserta akan diturunkan di kawasan Perpustakaan Kota Malang, Jalan Ijen.
Adapun penjemputan saat kepulangan dilakukan di Jalan Lawu. Skema ini disusun untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi kegiatan utama. Hari menegaskan, Dishub hanya bertugas menyiapkan armada dan pengemudi. Seluruh peserta telah dikoordinasikan langsung oleh panitia Mujahadah Kubro.
“Peserta sudah di-handle panitia, kami fokus pada kesiapan transportasi,” katanya. Terkait kebutuhan konsumsi sopir, Dishub memastikan telah berkoordinasi dengan panitia penyelenggara. Dari hasil komunikasi tersebut, konsumsi bagi pengemudi telah disiapkan panitia kegiatan. (dia/dre)
Editor : Aditya Novrian