BATU - Dua proyek strategis penataan trotoar yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu belum rampung sesuai target. Hingga nyaris pertengahan Januari ini, progres proyek trotoar di depan SMPN 3 Kota Batu dan Jalan Sultan Agung baru mencapai 93 persen.
Padahal dua proyek itu dipatok selesai akhir Desember 2025. Akibatnya, pelunasan pembayaran kepada penyedia jasa belum dapat dilakukan dan baru akan diselesaikan pada tahun anggaran berjalan.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kota Batu sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Dedy Angga Satriawan, memastikan sanksi administratif telah diberlakukan kepada pelaksana proyek. Meski demikian, penyedia jasa tetap diwajibkan menyelesaikan seluruh pekerjaan hingga tuntas.
“Semua tetap harus diselesaikan 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Menurut Angga, keterlambatan disebabkan kombinasi sejumlah faktor teknis dan nonteknis. Mulai dari keterlambatan pengadaan material, kondisi cuaca, hingga kendala mobilisasi di lapangan.
Selain itu, terdapat hambatan fisik seperti keberadaan tiang reklame, tiang utilitas milik vendor, serta dahan pohon yang harus ditangani terlebih dahulu sebelum pekerjaan dilanjutkan. Untuk proyek trotoar di depan SMPN 3 Kota Batu, tantangan bertambah karena penggunaan peralatan khusus berteknologi tinggi yang membutuhkan penyesuaian teknis.
Hal ini turut memengaruhi kecepatan pelaksanaan pekerjaan. Padahal, Dinas PUPR mengklaim telah melakukan berbagai langkah percepatan menjelang akhir tahun anggaran. Di antaranya menambah jam kerja hingga malam bahkan dini hari, serta penutupan jalan secara penuh pada malam hari khusus untuk pekerjaan jembatan di kawasan SMPN 3.
“Kami sudah lakukan percepatan, tapi dua titik ini tetap belum bisa tuntas tepat waktu,” ujarnya. Angga menambahkan, keterlambatan hanya terjadi pada dua proyek tersebut. Sebagian besar proyek fisik lainnya telah rampung 100 persen, meliputi pemeliharaan jalan (overlay), pembangunan jembatan, dan drainase dan gorong-gorong.
Selain itu, juga proyek Penerangan Jalan Umum (PJU), Sumber Daya Air (SDA), serta pekerjaan di Bidang Bina Marga. Untuk proyek yang tersisa, penyelesaian ditargetkan segera agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. “Di SMPN 3 tinggal finalisasi trotoar. Jembatan sudah terpasang dan segera diselesaikan,” pungkasnya. (dia/dre)
Editor : Aditya Novrian