BATU - Produktivitas sektor peternakan bakal diintervensi melalui skema bantuan ternak. Tahun ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu mengalokasikan bantuan Domba Ekor Gemuk (DEG) dan sapi perah. Tujuannya untuk mendorong peningkatan produktivitas peternak rakyat.
Kepala Distan-KP Kota Batu Heru Yulianto mengatakan, bantuan tersebut masuk dalam program pengadaan benih hewan ternak di bawah Bidang Peternakan dan Perikanan. “Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas ternak sekaligus memperkuat ekonomi peternak,” ujarnya.
Untuk bantuan DEG, pemerintah mengalokasikan satu paket dengan nilai anggaran Rp50 juta. Dalam satu paket tersebut terdiri atas 10 ekor domba, dengan komposisi satu jantan dan sembilan betina. Skema ini ditujukan untuk kelompok peternak agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan melalui pola pembibitan.
Bantuan DEG dinilai memiliki potensi kuat sebagai komoditas unggulan peternakan rakyat. Selain adaptif terhadap lingkungan lokal, domba jenis ini relatif tahan penyakit dan memiliki keunggulan pada kualitas daging. Ciri khas ekor besar yang menyimpan cadangan lemak juga menjadikan DEG lebih tahan terhadap kondisi pakan terbatas.
Sementara itu, bantuan ternak sapi perah dialokasikan lebih besar. Satu paket bantuan senilai Rp150 juta terdiri dari empat ekor sapi perah betina produktif. Penguatan subsektor sapi perah dinilai strategis seiring meningkatnya permintaan susu segar, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun industri pengolahan.
Heru menyebut pengembangan sapi perah selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di wilayah Brau, Dresel, dan mulai dikembangkan di Tlekung serta sejumlah kawasan lain di Kota Batu. “Subsektor ini tidak hanya menopang ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan utama peternak,” katanya.
Secara keseluruhan, Bidang Peternakan dan Perikanan pada 2026 mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp1,7 miliar. Sebagian dari anggaran tersebut difokuskan untuk program bantuan ternak, termasuk DEG dan sapi perah. Melalui program ini, Distan-KP berharap kualitas dan kapasitas usaha peternakan di Kota Batu dapat meningkat secara berkelanjutan. (dia/dre)
Editor : Aditya Novrian