BATU - Jawa Timur Park Group menutup tahun 2025 dengan strategi promosi berbasis apresiasi pengunjung. Melalui final undian Kejutan Liburan Seru (Keliru), pengelola destinasi wisata tersebut membagikan total sekitar 12.000 hadiah kepada wisatawan yang berkunjung sepanjang tahun.
Puncak pengundian digelar di area Aqua Symphony Fantastic Show, Jawa Timur Park 3, Rabu sore lalu (31/12). Ratusan wisatawan memadati lokasi acara. Selain menanti pengundian, pengunjung juga disuguhi beragam gim dan kuis interaktif yang menambah atmosfer perayaan akhir tahun.
Direktur Utama Jawa Timur Park Group, Suryo Widodo, mengatakan program Keliru telah berjalan sejak awal 2025 sebagai bagian dari upaya menjaga loyalitas pengunjung sekaligus mendorong kunjungan berulang. Setiap bulan, hadiah langsung diundi dan dibagikan kepada wisatawan yang memenuhi ketentuan.
“Pada puncak undian kali ini, hadiah utama yang kami sediakan yakni satu unit mobil Hyundai Stargazer,” kata Suryo. Selain grand prize, hadiah bulanan yang disiapkan juga beragam. Mulai dari iPhone 15, Smart LED TV, sepeda motor, hingga emas UBS Gold Bar serta ribuan voucher tiket masuk destinasi wisata serta merchandise eksklusif.
Program Keliru berlaku di seluruh unit destinasi yang berada di bawah naungan Jawa Timur Park Group. Di antaranya Jawa Timur Park 1, Jawa Timur Park 2, Jawa Timur Park 3, Museum Angkut, hingga Batu Love Garden. Pengunjung hanya perlu membeli tiket masuk untuk mendapatkan kesempatan mengikuti undian.
“Antusiasme pengunjung cukup tinggi. Kami memperkirakan lebih dari 20 ribu wisatawan terlibat langsung dalam program ini,” ujar Suryo. Menurutnya, Keliru tidak semata menjadi ajang pembagian hadiah, tetapi juga strategi mempertahankan daya saing destinasi wisata di tengah ketatnya persaingan sektor pariwisata.
Apalagi, Kota Batu menjadi salah satu tujuan utama wisatawan selama libur panjang. Selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), tingkat kunjungan ke destinasi Jawa Timur Park Group tercatat tinggi dan relatif merata di seluruh wahana. Kondisi itu, kata Suryo, menunjukkan minat wisatawan masih terjaga. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho