BATU - Sebentar lagi, Kota Batu bersiap menghadapi lonjakan kendaraan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dinas Perhubungan (Dishub) memperkirakan volume kendaraan yang masuk akan meningkat hingga 20 persen. Hal itu dipicu dua periode long weekend yang berdekatan.
Kepala Dishub Kota Batu Hendry Suseno menjelaskan puncak kepadatan diprediksi terjadi pada 25-28 Desember saat libur Natal dan 1-4 Januari 2026 pada libur awal tahun. Dua momentum ini dipastikan membuat arus lalu lintas membeludak. Dia menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, mulai penambahan personel hingga optimalisasi perlengkapan lalu lintas.
Ramp check juga akan digelar di delapan titik untuk memastikan kelaikan angkutan wisata. Seluruh kendaraan wisata yang masuk ke Kota Batu harus dipastikan aman. Hendry juga bakal menyesuaikan penataan parkir. Terutama setelah gerbang parkir Alun-Alun mulai beroperasi.
Dari sisi pengamanan, Satlantas Polres Batu menurunkan 293 personel. Enam pos pengamanan (pospam) dan satu pos pelayanan (posyan) didirikan untuk mengendalikan arus kendaraan. “Kami juga mengoperasikan 10 titik ETLE statis dan satu mobil ETLE untuk penertiban selama Nataru,” terang AKP Kevin Ibrahim, Kasat Lantas Polres Batu.
Kevin menyebut rekayasa lalu lintas bersifat dinamis. Dia akan menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan. Patokan awal berasal dari arus kendaraan di exit Tol Karangploso yang pada periode ramai mampu mencapai 1.500 kendaraan per jam. “Rekayasa kami terapkan mengikuti okupansi kendaraan,” tegasnya.
Beberapa skema yang disiapkan antara lain contraflow dari pertigaan Krematorium hingga simpang tiga Dewi Sartika, serta one way di Jalan Ir. Soekarno dengan jalur alternatif Wukir atau Junrejo. Skema ini merujuk pola mitigasi yang sebelumnya dinilai efektif. Pada malam pergantian tahun, ruas jalan di sekitar Alun-Alun Kota Batu kembali akan ditutup total.
Pengaturan lalu lintas juga mengacu pada titik rawan kemacetan dan volume kendaraan. Termasuk jalur menuju destinasi wisata dan hotel. Sejumlah titik diprediksi kembali menjadi pusat kepadatan yakni simpang tiga Pendem, Jalan Ir. Soekarno, Jalan Pattimura, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Diponegoro, hingga bundaran Alun-Alun Kota Wisata Batu. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho