BATU - Gelaran Batu Street Food Festival (BSFF) ke-8 berlangsung meriah bersama alumni Master Chef Indonesia (MCI) 10, Chef Una di halaman Balai Kota Among Tani Batu kemarin (20/11). Kegiatan itu digelar untuk wadah promosi potensi dan kekayaan kuliner lokal. Ada 30 stan yang bergabung meramaikan acara yang digelar hingga 22 November mendatang.
Event tersebut makin meriah saat demo masak bersama Chef Una mewarnai kegiatan. Demo masak juga diikuti langsung Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Keduanya terlibat langsung dalam seluruh tahapan demo masak, mulai memasak hingga menyajikan menu ayam bumbu rujak.
Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu Onny Ardianto mengungkapkan kegiatan BSFF diikuti peserta yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan forum desa wisata (fordewi). Dengan gelaran tersebut, dirinya berharap kuliner di sektor perhotelan dan pariwisata dapat terus berkembang.
“Maka hari ini (kemarin) kami undang langsung perwakilan MCI untuk bisa sharing bersama chef hotel,” ungkapnya. Momentum tersebut juga sebagai langkah nyata dalam mengenalkan makanan khas daerah. Sekaligus sebagai pendukung dalam mewujudkan Kota Batu sebagai city of gastronomy.
Lebih lanjut, Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi menyampaikan sajian tersebut turut mengundang masyarakat umum untuk mencicipi kuliner hotel. Dia memastikan harga jual makanan di sana sangat terjangkau. Seperti aneka ramen, suki, bakso, olahan ayam, dan sebagainya. “Kami juga menggelar petunjukan budaya,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman mengatakan varian kuliner yang disajikan menjadi filosofi terhadap makanan lokal. Utamanya dalam pemberian pilihan kuliner bagi wisatawan. Dengan begitu, daya tarik kunjungan wisata semakin lengkap. “Selain kota wisata, Batu juga bisa menjadi kota gastronomi oleh UNESCO pada tahun 2027 mendatang,” pungkasnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho