Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pemerintah Kota Batu Mulai Bentuk Panitia Seleksi untuk Rekrutmen Direksi PT BWR

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 7 November 2025 | 16:13 WIB
PROSES AKTIVASI: Salah satu unit usaha PT BWR di Jalan Kartini, Kecamatan Batu tak lagi beroperasi.
PROSES AKTIVASI: Salah satu unit usaha PT BWR di Jalan Kartini, Kecamatan Batu tak lagi beroperasi.

BATU - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Batu untuk menghidupkan kembali PT Batu Wisata Resource (BWR) mulai menunjukkan langkah konkret. Setelah vakum sejak pertengahan tahun, kini Pemkot membentuk panitia seleksi (pansel) guna merekrut jajaran direksi baru badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, PT BWR resmi dibubarkan pada Juni 2024. Alasannya, perusahaan tidak menunjukkan kinerja signifikan dan justru menimbulkan persoalan baru di lapangan. Beberapa unit usaha dinilai berbenturan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, laporan keuangannya juga menuai sorotan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat rincian laba dan dividen BWR tidak memperlihatkan capaian positif selama beberapa tahun terakhir.

Wali Kota Batu, Nurochman menegaskan pembentukan pansel menjadi langkah awal untuk memastikan proses rekrutmen direksi berjalan transparan dan profesional. “Kami pastikan yang terpilih punya kapasitas manajerial dan pemahaman bisnis yang matang,” ujarnya.

Menurutnya, rekrutmen kali ini tidak sekadar mengganti posisi lama. Namun, menjadi momentum restrukturisasi total. “Direksi baru akan ditempatkan di setiap bidang strategis agar bisnis bisa bergerak lebih terarah dan berorientasi laba,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Cak Nur itu untuk permulaan dirinya tidak berfokus rebranding melainkan reaktivasi operasional. Pergantian nama atau identitas baru akan dipertimbangkan setelah perusahaan menunjukkan kinerja positif. 

“Yang penting struktur permodalan dan instrumen usaha bisa diaktifkan dulu. Kalau sudah berjalan, baru restrukturisasi dan rebranding dilakukan,” jelasnya. Cak Nur menilai arah bisnis PT BWR ke depan perlu menyesuaikan dengan potensi unggulan Kota Batu.

Terutama di sektor pertanian dan pariwisata. Ia menilai dua sektor itu masih punya ruang besar untuk dikembangkan oleh BUMD daerah. Namun sebelum rekrutmen dimulai, Pemkot Batu akan lebih dulu merevisi Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang PT BWR.

Regulasi baru itu diharapkan memberi dasar hukum yang lebih fleksibel. Terutama dalam aspek penyertaan modal dan sumber pembiayaan non-APBD. “Kami ingin BWR bisa bergerak lincah dengan memanfaatkan sumber keuangan lain di luar APBD,” imbuhnya.

Ia menegaskan kebangkitan kembali PT BWR bukan sekadar simbol reaktivasi BUMD tetapi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi daerah. “Kami ingin PT BWR yang profesional, produktif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#pansel #bumd #pemkot batu #bwr