BATU - Pemasangan smart gate parking di kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu resmi dimulai pekan ini. Setelah sempat molor dari target semula pada September lalu, proyek yang digarap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu itu kini memasuki tahap awal pengerjaan.
Dari pantauan wartawan koran ini di lapangan kemarin (29/10), proses pengecoran sudah dilakukan di sisi timur alun-alun. Tahap ini menjadi dasar sebelum pemasangan perangkat smart gate dilakukan.
Kepala Dishub Kota Batu, Hendry Suseno mengatakan pengerjaan minggu ini fokus pengecoran sampai selesai. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pemasangan alat. Hendry memastikan aktivitas parkir tetap berjalan normal selama proses pemasangan.
Sistem parkir manual dengan juru parkir (jukir) masih diberlakukan hingga proyek rampung. “Kami perkirakan butuh waktu sekitar satu bulan untuk pengerjaan sampai selesai. Artinya, awal Desember nanti sudah bisa diuji coba,” katanya.
Sebelum itu, pihaknya akan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan merelokasi wahana seperti odong-odong, skuter, dan dokar ke Jalan Sudiro Selatan. Penataan ini dilakukan agar area parkir steril dan sistem smart gate berjalan optimal.
Ia juga akan memetakan ulang satuan ruang parkir (SRP) agar kapasitas lahan bisa dimaksimalkan. “Jika seluruh area dimanfaatkan, daya tampungnya sekitar 1.000 motor,” tutur Hendry.
Pemasangan smart gate mencakup tiga titik yakni Jalan Munif, Jalan Sudiro Selatan, dan Jalan Sudiro Utara. Sistem pembayaran parkir akan dilakukan secara nontunai menggunakan QRIS dan e-tol. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho