BATU - Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) untuk perbaikan talang air dan drainase di Pasar Induk Among Tani sudah terbit pada 13 Agustus lalu. Itu artinya, proses perbaikannya sudah bisa dilakukan. Namun, pengerjaannya baru akan dimulai hari ini (18/8). Saat ini pihak ketiga masih melakukan persiapan dengan membangun basecamp untuk para tukang.
Pengerjaan ditarget tuntas 10 November mendatang. Sebab, masa kontraknya hanya 90 hari alias tiga bulan saja. Anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan talang air dan drainase tersebut sebesar Rp 2,6 miliar. Angkanya lebih kecil dibandingkan perkiraan awal yang mencapai Rp 3 miliar.
Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu Syeh Zaenal Arifin mengatakan ada 10 pihak penyedia turun ke lapangan pascaterbitnya SPMK. Mereka meninjau lokasi serta melakukan penyerahan proyek secara resmi. "Yang pertama dilakukan adalah perbaikan talang air di atap bangunan," terang Syeh.
Dia menjelaskan ada beberapa titik kebocoran dengan kategori yang beragam. Mulai berat hingga perlu perbaikan ekstra. Namun, ada pula yang hanya mengalami kerusakan ringan. Setelah itu, dilanjutkan perbaikan drainase. Itu untuk peningkatan kapasitas dari 5 ton menjadi 20 ton. Selain itu, akan dilakukan perbaikan tutup salurannya.
"Itu sesuai permintaan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag)," terangnya. Sehingga, bus wisata bisa masuk dan parkir di area halaman pasar. Sebab sebelumnya sempat dicoba untuk memarkir bus dan berakhir ambles. Selain itu, sambungan instalasi hidran di pasar induk dan pasar sayur juga bakal diperbaiki. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho